Kapolda Jatim Tegaskan Usaha Tambang Galian C Harus Punya Legalitas

Irjen Pol Toni Harmanto

Polda Jatim, Bhirawa
Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jatim menggelar Forum Group Discussion (FGD) terkait dinamika pertambangan di Jatim, Selasa (24/1). Dalam paparannya, Kapolda Jatim, Irjen Pol Toni Harmanto berharap para pengusaha tambang harus mempunyai legalitas yang jelas.
Hadir dalam FGD ini, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa; Kapolda Jatim, Irjen Pol Toni Harmanto beserta PJU Polda Jatim dan Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf bersama PJU Kodam V/Brawijaya. Turut hadir seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Jatim dan pengusaha yang bergerak di bidang pertambangan, khususnya di galian C.
Kapolda Jatim, Irjen Pol Toni Harmanto meminta para pengusaha tambang, khususnya galian C harus memiliki legalitas yang jelas. Dan harus memperhatikan dampak sosial ekonominya. Sehungga dinamika pertambangan mulai dari legalitas, masalah sosial ekonomi dan penegakan hukum harus benar-benar diperhatikan.
“Kami berharap ada proses legalitas. Kemudian ada proses dan dampak sosial ekonomi yang juga timbul, termasuk dengan aspek penegakan hukum yang juga berkorelasi dengan ini,” kata Irjen Pol Toni Harmanto.
Alumnus Akpol 1988 ini berharap dari tiga isu yang berkaitan dengan satu topik ini bisa terpecahkan. Karena hal itu juga menjadi suatu perencanaan yang lebih baik lagi. Utamanya dalam penanganan kasus galian C beserta dampak sosial ekonominya.
“Kita tahu dari proses masalah legalitas perizinan kemudian dampak masalah sosial ekonomi juga yang timbul. Termasuk pajak yang memang dihasilkan juga berkontribusi untuk pembangunan di Jawa Timur dan aspek penegakan hukumnya,” tegasnya.
Dari pihak kepolisian, lanjut Toni, pihaknya sudah menyampaikan melalui pemateri. Khususnya dalam hal yang berkaitan dengan upaya penegakan hukum. Sehingga ada korelasi pembahasan pada FGD ini, dan semoga dapat ditindaklanjuti oleh para pengusaha tambang. “Konsistensi kita dalam para penegakan hukum. Walaupun tadi juga ada pertanyaan yang mempertanyakan hal ini,” pungkasnya. [bed.iib]

Tags: