Kedokteran dan Manajemen UB Paling Diminati, Difabel Diberi Pendampingan

Prof. Dr. Aulanni’am, DES, Wakil Rektor I Bidang Akademik UB, dan Heri Prawoto Widodo, S.Sos Kepala Bagian Akademik UB, saat mengisi acara bincang satai Kamis 27/2.

Kota Malang, Bhirawa
Ada dua jurusan yang paling diminati di Universitas Brawijaya (UB), Jurusan Kedokteran dan Jurusan Manajemen. Itu terlihat pada jumlah pendaftar melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), hingga Kamis 27/2 kemarin. Dari total 30.360 pendaftar, mayoritas memilih dua jurusan tersebut.
Prof. Dr. Aulanni’am, DES,
Wakil Rektor I Bidang Akademik UB, mengutarakan, kuota penerimaan untuk jalur SNMPTN sebanyak 30 persen atau 4.300 dari total kuota keseluruhan mahasiswa baru (Maba) 14.310.
Jumlah tersebut termasuk maba Difabel. Karena tahun ini UB masih tetap memberikan kesempatan yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya.
Ia lantas menjelaskan, SNMPTN merupakan seleksi masuk perguruan tinggi melalui prestasi akademik. Di UB, beberapa prodi masih mensyaratkan adanya tes khusus selain nilai raport.
“Jumlah siswa yang lolos pada SNMPTN diseleksi langsung oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) berdasarkan urutan nilai dari masing-masing siswa di seluruh SMA di Indonesia,”urainya.
Pihaknya menambahkan untuk kuota SBMPTN sebanyak 40 % atau setara 5.724. Sementara itu, untuk seleksi mandiri, UB menetapkan kuota sebanyak 30% atau sekitar 4.286.
Mengenai dua program studi (prodi) baru yakni Fakuktas Aktuaria dan Fakultas Kehutanan juga memiliki daya tarik yang cukup tinggi di SNMPTN, Prof Aul mengatakan kedua prodi tersebut direncanakan memiliki kuota dua kelas yang berjumlah 60-80 mahasiswa.
Untuk SBMPTN tahun ini, UB sudah menyiapkan 2000 komputer dan 170 komputer cadangan untuk mengantisipasi jika pada saat pelaksanaan terdapat kendala.
Sementara itu, Heri Prawoto Widodo, S.Sos Kepala Bagian Akademik UB mengatakan UTBK akan dilaksanakan selama satu minggu terhitung mulai tanggal 20-26 April, 2020, dengan pembagian minat Soshum, Saintek, dan Gabungan.
“UTBK akan terbagi atas 2 sesi setiap harinya, untuk menyukseskan pelaksanaan UTBK, sudah dilakukan koordinasi dengan seluruh F
fakultas, termasuk kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi, sehingga pada tanggal 2 Maret pihaknya melakukan persiapan internal. Secara unum semua sudah siap dan diharapkan tidak ada lagi pergantian tempat dan komputer pada pelaksanaan UTBK.
Heri juga menghimbau agar pendaftar SNMPTN yang ingin mengikuti UTBK bisa segera mendaftarkan diri agar bisa mendapat lokasi tes terdekat
SMUB akan dilaksanakan secara tulis ini agar siswa benar-benar fokus dengan prodi dan universitas yang akan dipilih,mengurangi jumlah pendaftar yang tidak melakukan daftar ulang, dan agar memberikan kesempatan siswa lebih menyeluruh. [mut]

Tags: