Kejari Bojonegoro Gelar Sosialisasi Hukum

Kejaksaan negeri Bojonegoro gelar penyuluhan hukum dalam peningkatan kapasitas sumberdaya aparatur

Kejaksaan negeri Bojonegoro gelar penyuluhan hukum dalam peningkatan kapasitas sumberdaya aparatur

Bojonegoro, Bhirawa
Bertempat di SMK Negeri 2 Bojonegoro, Kejaksaan Negeri Bojonegoro menggelar kegiatan sosialisasi penerangan hukum dengan tujuan kenali hukum dan jauhi hukuman kepada para pengurus sekolah baik tingkat komite, guru mapun siswa. Kegiatan yang berlangsung di aula Kamis (19/11) pagi para yang hadir sangat antusias mendengarkan maupun mempelajari materi yang di paparkan oleh pihak Kejaksaan.
Selain dari kejaksaan, ada juga narasumber dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Daerah (BPKKD) Pemkab Bojonegoro. Kegaiatan ini bertema ‘Peningkatkan kapasitas sumber daya aparatur bagi SMK Negeri 2 Bojonegoro’ dengan tujuan nantinya SMK Negeri 2 Djitu (Disiplin-Jujur-Inovatif-Bermutu).
Tujuan dilaksanakannya Penerangan Hukum di sekolah-sekolah yaitu memberikan pemahaman kepada siswa/siswi sejak dini. Selain itu jauhi narkotika dan korupsi sejak dini di sekolah-sekolah, diharapkan kepada siswa dan siswi agar selalu rajin belajar serta menghindari perbuatan-perbuatan tercela supaya tidak terjerumus ke dalam pergaulan bebas. Dan dalam kehidupan sehari-hari serta berprilaku jujur baik kepada diri sendiri maupun kepada orang lain.
Menurut, Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Bojonegoro, Hidayat Rahman mengatakan, mengaku senang dengan adanya kegiatan semacam ini, sebab diketahui selama ini para guru, komite dan siswa sering kali dengan penegak hukum. “Dengan adanya penerangan hukum ini kedepan mereka bisa lebih mengerti mapun tidak takut lagi dengan penegak hukum, terlebih lagi dari petugas Kejaksaan Negeri Bojonegoro,” jelasnya.
Namun lebih lanjut, Hidayat Rahman, menuturkan sebelumnya yang biasanya dengarĀ  jalan Kartini sudah takut. Harapannya, setelah mengikuti sosialisasi penerangan hukum ini lebih mengerti dan memahami tentang hukum.
“Sebelumnya dengar jalan kartini yang dimaksud kantor kejaksaan setempat sudah takut, kini setelah mengikuti sosialisasi ini agar mereka bisa mengerti maupun tidak takut lagi akan hukum dan bisa memahami hukum yang ada,” tegas Hidayat Rahman.
Sementara itu, kegiatan ini sendiri akan berlangsung di 12 titik sekolahan. Dimana jumlah tersebut terbagi dari tingkat Sekolah Dasar (SD) empat sekolah, Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebanyak empat sekolah dan Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat sebanyak empat sekolah. “Kita akan melaksanakan penerangan hukum dengan melalui go to school di 12 sekolah, salah satunya seperti yang kita laksanakan pada hari ini di SMK Negeri 2 Bojonegoro,” ungkap petugas Kejaksaan Negeri Bojonegoro, Wahyu.
Menurutnya, kegiatan ini sebagai upaya pendekatan diri pihaknya kepada sekolah terutama guru maupun siswa dengan harapan agar mereka bisa mengerti maupun tidak takut lagi akan hukum dan bisa memahami hukum yang ada. Dalam kesempatan itu juga dilakukan tanya jawab oleh pihak petugas kejaksaan negeri Bojonegoro kepada peserta yang hadir. [bas]

Tags: