Kekerasan Perempuan dan Anak Masih Terjadi di Bojonegoro

Bojonegoro,Bhirawa Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah Kabupaten Bojonegoro masih terjadi. Terhitung sejak Januari hingga Pebruari (Semester 1) di tahun 2020 ini tercatat 10 kasus tindak kekerasan. Yang sering terjadi yakni kasus kejahatan seksual, penganiayaan dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Kasi Perlindungan Perempuan dan anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Bojonegoro, Suharto mengungkapkan, telah mencatat ada 10 kasus kekerasan yang melibatkan perempuan dan anak yang saat ini ditangani oleh pihaknya.
“Namun, dari jumlah kasus itu, rata-rata kasus tersebut didominasi kasus kekerasan seksual yang tercatat sebanyak 4 kasus,”kata Suharto.
Lanjut Suharato, menyebutkan dari total 4 kasus itu, yakni tercatat 2 kasus pemerkosaan anak, 1 persetubuhan anak, 1 pelecehan seksual. Selain itu adapula kasus kekerasan pesikis dan fisik yang masing-masing tercatat ada satu kasus.
“Adapula 2 kasus kekerasan ekonomi, satu kasus melarikan anak di bawah umur serta satu kasus lain yakni dilarang pindah sekolah,” terang Suharto.
Masih adanya kasus kekerasan anak dan perempuan yang masih kerap terjadi, DP3AKB Bojonegoro terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, agar berani melaporkan bila sekiranya melihat masalah kekerasan anak dan perempuan itu tidak benar menurut orangtua.
“Adanya catatan laporan kasus-kasus itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak P3A Polres Bojonegoro, bahkan pihaknya juga telah berkoordinasi pihak Dinas Sosial (Dinsos),” pungkasnya. [bas]

Tags: