Kekeringan Meluas, Ngluyu Bangun 5 Titik Sumur Dalam

Nganjuk, Bhirawa
Daerah yang mengalami kekeringan di Kabupaten Nganjuk semakin meluas, droping air bersih juga terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan warga. Sementara Kecamatan Ngluyu membangun lima titik sumur dalam untuk mengantisipasi musim kemarau.
“Membangun lima sumur dalam di wilayah Kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk sebagai upaya memenuhi kebutuhan air bersih warga,” terang Camat Ngluyu Kabupaten Nganjuk, Sujito, Minggu (25/10).
Diakui Sujito, wilayah di Kecamatan Ngluyu memang menjadi langganan kekeringan setiap musim kemarau. Lima sumur dalam tersebut untuk tahun 2020 kali ini pembangunannya terletak di tiga Desa, yakni Desa Gampeng, Desa Lengkonglor, dan Desa Tempuran. “Kami berharap dengan adanya sumur dalam tersebut warga sudah tidak lagi kekurangan air bersih di musim kemarau,” kata Sujito.
Dijelaskan Sujito, untuk sumur dalam di Desa Gampeng sendiri dibangun di dua Dusun yang seringkali kekurangan air yakni Dusun Glidah dan Dusun Puncu. Pembangunan dua sumur dalam dengan kedalaman antara 100 – 105 meter tersebut saat ini telah dapat memenuhi kebutuhan air bersih sebanyak 260 KK (Kepala Keluarga) di Dusun Gilah dan di dusun Puncu untuk memenuhi kebutuhan air bersih 205 KK.
Sedangkan untuk pembangunann sumur dalam di Desa Lengkong Lor, menurut Sujito, dibangun di dusun Gurid dengan kedalaman 105 meter. Air bersih dari sumur dalam tersebut diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan 65 KK. Dan pembangunan satu sumur dalam di D

Pembangunan sumur dalam di sejumlah desa di Kecamatan Ngluyu dilakukan sebagai langkah antisipasi musim kemarau panjang. [ristika]

esa Tempuran ditempatkan di dusun Talun Sambi dengan kedalaman 100 meter tersebut air bersihnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sekitar 200 KK.
Untuk pembangunan satu sumur dalam lainya dengan kedalaman 100 meter digunakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih sekitar 100 KK. Sumber dana pembangunan sumur dalam tersebut dibiayai antara lain dari APBD Kabupaten Nganjuk, APBDes tahun, bantuan dari BPBD dan ada yang dibiayai Program Nasional Penyediaan Air Minum (Pamsimas).
Dengan adanya sumur dalam di sejumlah titik lokasi di Kecamatan Ngluyu tersebut, tambah Sujito, diharapkan tidak ada lagi warga yang kekurangan air bersih di musim kemarau ketika sumber mata air di sejumlah embung mengering. “Meski begitu, kami tetap meminta warga untuk hemat air bersih di musim kemarau agar tidak terjadi kekurangan air bersih lagi,” tutur Sujito.
Sementara itu, baru-baru ini Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabubaten Nganjuk mendistribusikan air bersih di Dusun Betek Desa Sumberwindu Kecamatan Berbek yang mengalami kekurangan air Bersih. Selain itu Tagana juga mendistribusikan 4 tangki air bersih ke 20 titik tandon di Dusun Sendanggogor Desa Ngepung Kecamatan Lengkong bersama sejumlah komunitas motor dan organisasi kemasyarakatan. [ris]

Tags: