Kemenag Situbondo Sambut Kesiapan Penerapan PTM

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Situbondo, H Misbahul Munir mendampingi Kakanwil Jatim saat melaunching Program Pembelajaran Website di lingkungan madrasah. [sawawi]

Situbondo, Bhirawa
Menghadapi tahun ajaran baru yang resmi di mulai pertengahan Juli 2021 mendatang, sejumlah lembaga pendidikan di Kota Santri Situbondo sudah mempersiapkan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset Pendidikan Tinggi (Kemendikbudristekdikti), serta Kementerian Agama (Kemenag). Diantaranya, Kantor Kemenag Kabupaten Situbondo yang mengatur sistem pendidikan yang ada di lingkungan madrasah.
Menurut Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Situbondo, Misbahul Munir, kini pihaknya sudah melakukan persiapan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bagi seluruh lembaga madrasah yang ada di Kabupaten Situbondo. Untuk memastikan Kemenag Kabupaten Situbondo melakukan evaluasi kembali bagi madrasah yang sudah melakukan PTM sebelum ramadan.
“Ya kami akan melakukan evaluasi. Jika ternyata daerah titiknya berada dalam status orange, maka kami meminta madrasah yang bersangkutan untuk tidak mengaktifkan sistem PTM,” jelas Misbahul Munir.
Masih, kata Misbahul Munir, jika benar – benar berstatus orange ia memastikan madrasah madrasah itu untuk segera kembali ke sistem pembelajaran Daring (pendidikan online). Sebab jika dipaksakan memakai PTM, dikhawatir para siswa yang masih terbiasa longgar menerapkan Prokes akan tertular Covid-19.
“Kami minta untuk madrasah yang berada dalam zona orange untuk waspada dan mengurangi penerapan sistem PTM,” ujar Misbah.
Menyikapi PTM, Bupati Situbondo Juga sudah mengeluarkan SE dimana atur setiap OPD untuk menerapakan sistem kerja 50% memakai WFH (work for home) atau bekerja dari rumah dan sisanya bekerja dari kantor (work for office) atau WFO. Bagaimana dengan guru yang di vaksin ? Untuk tenaga pendidik dan guru di bawah Kemenag Situbondo masih proses vaksinasi. Baik untuk kalangan guru negeri maupun swasta.
“Di lingkungan Kemenag Situbondo kini masih proses untuk vaksinasi. Rata – rata masih menjalani vaksinasi pertama. Bahkan khusus untuk wilayah yang ada di pegunungan hanya sekitar 25% guru yang sudah di vaksin,” beber Misbah.
Agar vaksinasi guru madrasah mencapai target, Misbahul mengaku, telah melakukan kerjasama dengan jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Situbondo dan Puskesmas se-Situbondo. ”Saya bersyukur karena guru dan jajaran TU di lingkungan Kemenag hingga kini belum ada yang dinyatakan positif Covid 19. Termasuk laporan dari wilayah Situbondo barat untuk pelaksanaan vaksinasi sudah lancar semua,” tandas Misbah. [awi]

Tags: