Kemenkumham Jatim Perintahkan Lapas dan Rutan Perketat Pengamanan Jelang Nataru

Plt Kakanwil Kemenkumham Jatim, Anak Agung Gde Krisna memimpin apel kesiapan Nataru, Kamis (1/12).

Surabaya, Bhirawa
Menjelang Hari Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023, Plt Kakanwil Kemenkumham Jatim, Anak Agung Gde Krisna memerintahkan jajarannya meningkatkan pengawasan keamanan. Utamanya keamanan dan ketertiban di 39 Lapas dan Rutan jajaran Kanwil Kemenkumham Jatim.
“Eskalasi keamanan di Lapas dan Rutan jelang Natal dan Tahun Baru pasti meningkat. Sehingga perlu pengawasan keamanan dan ketertiban di Lapas dan Rutan yang ada di Jatim,” kata Anak Agung Gde Krisna saat apel pertamanya di Kantor Kanwil Kemenkumham Jatim, Kamis (1/12).
Agung menjelaskan, eskalasi keamanan yang meningkat harus diimbangi dengan pengawasan yang lebih optimal. Salah satu stretegi dalam peningkatan pengawasan ini yakni dengan menerapkan pembentukan tim pengawas khusus.
Pihaknya pun memastikan akan membentuk tim khusus. Dengan tugas, yakni melakukan monitoring setiap saat ke Lapas dan Rutan. Agung juga memberikan atensi kepada pelayanan publik di Lapas maupun Rutan. Dirinya meminta jajarannya memberikan pelayanan remisi Natal dengan baik dan sesuai aturan yang ada. “Kami pastikan seluruh proses pelayanan pemberian remisi Hari Natal gratis dan tanpa diskriminasi,” tegasnya.
Ditambahkannya, pelayanan publik dibidang Imigrasi atau pelayanan kepada wisatawan harus dilaksanakan dengan baik dan benar. Khususnya pengawasan pada pintu gerbang negara melalui perlintasan imigrasi. Sehingga pelayanan publik, khususnya pemeriksaan maupun penerbitan paspor untuk wisatawan domestik dan internasional bisa berjalan dengan baik.
Jawa Timur, sambung Anang, menjadi salah satu wilayah yang menjadi perhatian pusat. Hal itu dikarenakan adanya bandara internasional dan destinasi wisata yang jadi jujukan wisatawan manca negara. “Kita akan lihat sepekan ke depan, kalau memang dibutuhkan penambahan petugas imigrasi di Bandara Juanda, maka bisa kita back up dari kantor imigrasi lain atau kantor wilayah,” ucapnya.
Masih kata Agung, fungsi Kanwil Kemenkumham Jatim adalah menjadi mitra kerja bagi UPT yang melakukan pelayanan teknis di lapangan. Pihaknya akan menjadi konsultan yang memberikan solusi ketika ada permasalahan di lapangan. “Jadilan orang tua, sahabat, dan teman yang baik. Jangan sampai jadi pembina yang ditakuti, tapi jadilah mitra kerja yang memberikan solusi,” pungkasnya. [bed.wwn]

Tags: