Kena Refocusing APBN, Program Pugar Tahun Ini Terancam Gagal

Sampang,Bhirawa.
Program Pemberdayaan Usaha Garam (Pugar) dari pemerintah pusat tahun ini terancam gagal dilaksanakan. Hal itu karena disebabkan anggaran untuk program tersebut terdampak refocusing untuk penanganan pandemi Covid-19.

Sebelumnya, Pemerintah Pusat mengalokasikan anggaran sebesar RP.2 Miliar untuk program tersebut.

Kepala Bidang (Kabid) Perikanan dan Budidaya Dinas Perikanan (Diskan) Sampang, Moh. Mahfud mengatakan, bahwa pada awal tahun pihaknya sudah mempersiapkan terkait perencanaan program Pugar tersebut.

Sebab menurutnya, Kabupaten Sampang merupakan yang pertama kali mendapatkan program itu, sehingga persiapan harus dimatangkan karena anggarannya lumayan besar.

“Kegiatan itu meliputi, integrasi lahan, normalisasi saluran air, peningkatan jalan produksi, bantuan gheomembran dan ongkos angkut,” ungkapnya, Rabu (28/7).

Namun rencana tersebut sepertinya akan mengalami kegagalan, sebab sekitar Dua pekan yang lalu pihaknya menerima informasi dari pemerintah pusat yang kurang enak.

“Dua minggu yang lalu saya dapat kabar kurang enak dari pusat. Pusat menginstruksikan agar semua tahapan kegiatan pugar diberhentikan dulu,” ucapnya.

Lanjut Mahfud, padahal untuk tahap perencanaan program tersebut sudah selesai dilakukan, hanya tinggal tahap selanjutnya.

Yakni tinggal tahap pelaksanaannya saja agar berdampak positif terhadap para petani garam di Sampang yang direncanakan mendapat bantuan tersebut.

“Kalau berkaitan dengan fisik sudah perencanaannya selesai, mestinya sudah masuk ke konstruksi. Sehingga sekarang berhenti dulu,” ucapnya.

Sementara apakah program tersebut akan bisa dilanjutkan, pihaknya belum bisa memastikan sebab tidak instruksi yang pasti dari Pemerintah pusat.

“Sekarang masih di bahas, apa dilanjutkan atau tidak masih belum jelas,” Pungkasnya. (Lis)

Tags: