Kesejahteraan Guru Ketika Tak Lagi Berstatus PNS

karikatur ilustrasi

Seperti yang kita ketahui bahwa sebagian guru bisa memiliki status PNS. Tetapi pada tahun 2021 ini akan berbeda, karena Pemerintah memberikan kebijakan baru mengenai Guru yaitu pada tahun 2021 guru tidak lagi PNS tetapi guru berstatus Pegawai Pemerintah denga Perjanjian Kerja (PPPK). PPPK dan PNS sebetulnya setara dari segi jabatan, perbedaan dari PPPK dan PNS itu pada ada atau tidaknya tunjangan pensiun.

Keputusan Pemerintah yang tak lagi merekrut guru lewat jalur CPNS menuai protes dari para kalangan guru, karena mereka tidak adakan mendapatkan tujangan pensiun lagi, padahal tunjangan pensiun itu sangat berarti bagi mereka dikala sudah pensiun. Tunjangan pensiun akan memberikan kesejahteraan kepada para guru.

Guru tidak lagi berstatus PNS ini juga akan berdampak pada minat generasi baru akan berkurang untuk menjadi Guru itu akan membuat jumlah guru masa depan akan berkurang. Apabila seperti itu minimnya juga guru akan berakibat pada proses pembelajaran.

Sebaiknya Pemerintah ngupayakan para guru agar lebih sejahtera, karena masih banyak guru yang belum sejahtera. Sistem yang seharusnya diperbaiki, dengan menentukan posisi guru akan ditempatkan untuk mengajar sehingga dapat memberikan pemerataan guru di Indonesia Tetapi tidak mengubah guru dari pns menjadi pppk. Apabila perjanjian kerja tersebut sudah selesai dan sudah tidak dibutuhkan maka itu akan merugikan para guru.

Keputusan ini akan membuat kekecewaan pada guru yang sedang melanjutkan pendidikan untuk bisa menjadi guru pns, karena itu cita-cita mereka.

Dengan menjadi pns lah mereka berfikir akan mendapatkan tunjangan pensiunan, yang sangat bermanfaat dikala sudah tidak menjadi guru dan juga bagi para pelajar yang sedang menempuh pendidikan guru, maka cita-cita mereka untuk menjadi pns akan berhenti.

Monica Savira Damayanti
Mahasiswi di Universitas Muhammadiyah Malang Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Tags: