Ketua Komisi D Kecewakan Tamu Dari DPRD Kota Depok

2-poto kakiSurabaya, Bhirawa
Merasa kedatangannya tidak dihargai, tiba-tiba salah satu dari sepuluh anggota DPRD Kota Depok yang berniat berkunjung ke DPRD Surabaya, keluar dari ruang pertemuan untuk menyampaikan rasa kecewanya kepada sejumlah wartawan.
Kekecewaan ini terkait dengan  sikap Agustin Poliana ketua Komisi D yang dianggap tidak menyambut dan menerima sebagaimana mestinya. Hanya diterima sekitar sepuluh menit, Agustin langsung menutup pertemuan dan berjanji akan mengirimkan jawaban atas pertanyaan anggota DPRD Depok melalui email dan faximil.
Politisi asal Fraksi Gerindra Rizki M Noor yang juga mengaku istri dari anggota DPR-RI ini akhirnya menuju ruangan Dharmawan Wakil Ketua DPRD Surabaya untuk mengemukakan kekecewaannya.
Rizki M Noor mengatakan bahwa dirinya merasa kecewa karena kehadiran dirinya dan teman anggota dewan lainnya tidak disambut dengan baik dan bahkan dianggap tidak bertata krama sebagai sesama anggota dewan.
“Masak pertanyaan kami dimentahkan dan ditinggal pergi dengan alasan ada agenda dengan SKPD, kami tahu itu, tapi mbok ya kami ini dihargai, kami ini datang kesini juga capek, dan harus mendapatkan hasil, karena biasanya kami juga ditanya sejumlah media terkait hasil kunjungan kami ini,”
Masih Riszki M Noor, dirinya beserta rombongan ditemui tidak lebih dari sepuluh menit. Dan setelah mengatakan beberapa patah kata yang nadanya terkesan tidak bersedia menerima pertanyaan lagi, Agustin Poliana spontan pamit yang kemudian diikuti oleh 4 anggota dewan lainnya.
“Cara begini ini kan tidak bersahabat dan terkesan tidak menghargai, padahal kedatangan anggota dewan dari sini (DPRD Surabaya) ketempat kami, sangat kami hargai bahkan kami sambut dengan baik, kok balasannya seperti ini, jujur kami semua sangat kecewa dan merasa sia-sia,” ungkap Rizki di ruang Wakil Ketua.
Sebagai pernyataan maaf, sesaat kemudian muncul Masduki Toha Wakil Ketua DPRD Surabaya dan Baktiono , anggota Komisi D yang dengan spontan menuju ruang fraksi Handap untuk menemui sejumlah anggota DPRD Kota Depok yang telah menunggu beberapa jam.
Dalam sambutannya, Masduki Toha menyempatkan diri untuk meminta maaf jika ada sikap dan tindakan anggota DPRD Surabaya yang dianggap kurang baik saat melakukan penyambutan dan menerimanya.
Sementara Agustin Poliana saat dikonfirmasi mengatakan bahwa dirinya sudah menerima dengan baik dan dianggap tidak menyampaikan pertanyaan apapun, karena sudah dituangkan melalui fax.
“Saya sudah menerima beliau-beliau, dan tidak ada pertanyaan yang mendetail, karena sudah dituangkan melalui fax, maka nanti pertanyaannya juga akan kami jawab melalui fax,” jelasnya.
Dianggap tidak care, Poliana mengaku bahwa dirinya justru telah siap menerima kedatangan anggota DPRD Kota Depok sejak awal, tetapi kedatangannya yang terus molor, sementara dirinya juga harus dikejar dengan agenda rapat dengan SKPD.
“Jadwalnya mundur terus, saya sudah siap menerima beliau-beliau sejak jam 9, trus mundur jam 11, ternyata datangnya baru jam 1, dan saya juga sudah menemui, lantas tidak care dimana, lha wong kami berlima juga sudah menerima, dan tidak ada pertanyaan yang mendetail, jangan mencari-cari kesalahan dong,” akunya.
Ditanya bahwa anggota DPRD Kota Depok masih merasa kecewa dengan sikapnya yang dianggap tidak bersahabat, Agustin mengatakan bahwa dirinya tidak ada masalah.
“Saya tidak ada masalah, lha wong kami sudah menerimanya, bahkan tadi saya sampai sudah bolak balik ke ruang komisi, karena menunggu beliau-beliau yang kabarnya masih di bandara, sementara kami juga ada agenda lain yang siap menunggu,” pungkasnya. [gat]

Tags: