Ketua Komite II DPD RI Imbau Pekerja Lokal Diprioritaskan

Erick Thohir

Yorrys Raweyai

Jakarta, Bhirawa.
Terkait dengan Proyek Strategis Nasional di berbagai daerah, Ketua Komite II DPD RI Yorrys Raweyai minta Menteri BUMN Erick Thohir, agar melibatkan tenaga kerja lokal pada setiap program dan proyek.Yang dilaksanakan oleh BUMN, guna mendorong perekonomian di daerah.

Hal serupa juga dinyatakan oleh Senator asal Riau, anggota DPDRI Edwin Pratama Putra.

Yakni, meminta, agar tenaga kerja lokal provinsi Riau, di-prioritaskan dalam handover dengan PT Chevron Pasific. 

“Berdasarkan identifikasi permasalahan dan isu strategis yang telah kami himpun, ada 2 permasalahan. Pertama, dampak Covid-19¬† di berbagai sektor. Kedua, tenaga lokal,” ungkap Ketua Komite II DPD RI Yorrys Raweyai dalam Raker secara virtual dengan Menteri BUMN Erick Thohir, Selasa (15/9).

Yorrys menyebutkan, dampak pandemi Covid-19 bagi kinerja BUMN, sangat signifikan. Terutama di sektor energi, pariwisata, infrastruktur, minerba dan logistik. Dengan perubahan pendapatan pada kuartal II/2020. Karena Menteri BUMN sebagai Ketua Satgas Covid-19, maka Komite II DPD ingin mengetahui  program-program prioritas, yang bisa melibatkan Komite II DPD.

Menanggapi hal tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir menjelaskan ; Bahwa pihaknya memiliki Program Utama Satgas. Salah satunya adalah merencanakan dengan matang, program kerjasama pembuatan dan pendistribusian imunisasi vaksin. Serta daya tahan tubuh dalam satu tahun kedepan. Juga ada terapi penyembuhan berkelanjutan.

“Dalam program Indonesia Bekerja, telah memberikan bantuan Presiden produktif dan usaha mikro. Seperti program padat karya oleh Kementan, KemenPUPR, KemenPerik dan program padat karya pedesaan. Dalam upaya peningkatan Produktifitas pangan. Program padat karya ini akan melibatkan banyak pekerja lokal. Karena proyeknya berada di daerah. Ini sekaligus program percepatan penyerapan tenaga kerja.

Wakil Ketua Komite II DPD Abdullah Putih minta Menteri BUMN bisa memberikan kemudahan bagi masyarakat peninjau. Seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR). Agar masyarakat yang kurang modal, tetap bisa mengembangkn usahanya. [ira]

Tags: