Ketua KPU Kota Batu Pastikan Tak Ada Kecurangan Seleksi PPS

Suasana pelantikan anggota PPS Kota Batu di Hall Hotel Agro Kusuma setempat, Selasa (24/1).

Kota Batu, Bhirawa.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu, Mardiono SHI memastikan tidak ada kecurangan dalam proses seleksi anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Hal ini ditegaskan Mardiono saat melantik 72 anggota PPS di Hall Hotel Agro Kusuma Kota Batu, Selasa (24/1). Penjabat (Pj) Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai yang hadir di acara pelantikan, mengajak Ketua KPU Kota Batu memberikan penghargaan bagi anggota PPS kinerja dan totalitas tinggi dalam menyukseskan Pemilu Serentak 2024.

Mardiono mengatakan selama proses seleksi anggota PPS ini dipastikan tidak ada kecurangan dari oknum KPU Kota Batu untuk meloloskan salah satu atau beberapa peserta seleksi. Karena dalam ujian seleksi untuk peserta telah menggunakan sistem CAT yang pelaksanaannya langsung online dari KPU RI.

“Dalam seleksi PPS di Kota Batu tidak ada lagi kamu anak siapa, temannya siapa, koncone sopo. Kalau ybs memiliki nilai buruk dalam tes CAT maka dipastikan tidak akan lolos. Nilai yang diraih peserta langsung bisa dilihat dan diumumkan serta bisa dilihat siapa saja,” ujar Mardiono di sela pelantikan PPS, Selasa (24/1).

Ia juga mengatakan dengan dilantiknya anggota PPS ini sekaligus menandakan mereka resmi bisa mulai bekerja sebagai petugas pelaksana proses Pilkada Kota Batu tahun 2024.

Dan diaharpkan dilantiknya 72 anggota PPS ini dapat memperlancar kerja KPU dalam pelaksanaan pilkada yang akan berlangsung Tahun 2024.

Mardiono menambahkan, pelaksanaan Pilkada Kota Batu diprediksi diikuti sebanyak lebih dari 156 ribu pemilih ditambah dengan 2 persen pemilih pemula. Adapun terkait anggaran, pada awal pelaksanaan pilkada 2024 telah dialokasikan sebesar Rp33,1 miliar.

“Karena masih pandemi maka di awal kami anggarkan senilai tersebut namun jika pandemi ini menjadi endemi maka kebutuhan bisa berkurang sekitar Rp 5 miliar,” jelas Mardiono.

Artinya, jika sudah masa endemi maka alokasi anggaran pengadaan alat pendukung pencegahan Covid-19 seperti Alat Pelindung Diri (APD) bisa dihapus.

Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai yang hadir dalam acara pelantikan mengapresiasi banyaknya tenaga muda yang dilantik menjadi PPS.

Tentu mereka yang dilantik merupakan tenaga yang sudah akrab dan terlatih dengan dunia digitalisasi dan internet. Karena sejak awal, proses seleksinya sudah menggunakan CAT yang merupakan tes dengan sistem aplikasi internet.

“Kalau saya atau kita yang sudah tua- tua ini ikut tes seleksi (CAT) tentu tidak akan lolos. Karena memang butuh tenaga muda untuk bisa mengolah data digital dengan baik,” ujar Aries.

Ia mengingatkan bahwa masyarakat Kota Batu menginginkan adanya pilkada yang aman, lancar, jujur dan adil. Untuk itu anggota PPS harus mampu mencegah benturan di masyarakat selama pilkada. Dan kemampuan berkomunikasi harus dimiliki oleh semua anggota PPS.

Untuk menyemangati para anggota PPS ini, Pj Wali Kota mengajak Ketua KPU Kota Batu untuk menyiapkan penghargaan bagi anggota PPS dengan kinerja luar biasa. Yaitu, anggota PPS yang nenikiki totalitas dengan bekerja tak kenal waktu hanya demi menyukseskan Pemilu 2024.

“Anggota PPS dengan kinerja tinggi layak diberikan penghargaan oleh KPU Kota Batu, dan nanti juga dari pemkot. Dan yang tak kalah penting jangan sampai terlambat dalam memberikan gaji PPS,” tandas Pj Wali Kota. [nas.dre]

Tags: