Kinerja 110 Unit OPD di Sidoarjo Dievaluasi

Pj Sekda Sidoarjo, Andjar Soerjadianto, sebagai kepala OPD di Kabupaten Sidoarjo, juga dihadirkan dalam PEKPPP tersebut. [alikusyanto/bhirawa]

Pemkab Sidoarjo, Bhirawa.
Sebanyak 110 unit OPD di Pemkab Sidoarjo tahun 2023 ini dilakukan pemantauan evaluasi kinerja penyelengaraan pelayanan publik (PEKPPP).

Jadwal kegiatan sudah dimulai sejak Senin (27/11) kemarin, di Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Sidoarjo, dan akan berakhir pada Rabu (29/11) hari ini.

Kepala Bagian Organisasi Pemkab Sidoarjo,Arif Mulyono SSTP MAP, menyampaikan kegiatan tersebut sangat penting untuk dilakukan.

Karena tujuannya memberi semangat, menambah kepedulian para PNS Sidoarjo, mulai dari pimpinan hingga staf, dalam meningkatan dan mewujudkan pelayanan publik yang prima.

“Maka dari itu, kegiatan semacam ini telah kita lakukan sejak beberapa tahun ini,” kata Arif, disela-sela memantau pelaksanaan PEKPPP, di kantor BKD Sidoarjo.

Menurut Arif, kegiatan PEKPPP di Kabupaten Sidoarjo itu telah berjalan sejak tahun 2021, tahun 2022 dan pada tahun 2023 ini. Aspek yang dinilai terkait kinerja OPD ini, diantaranya meliputi profesiinalisme SDM, ketersediaan Sarana prasarana plus yang peduli pada kelompok rentan dan disabilitas.

Kemudian juga ada, aspek sistim informasi pelayanan publik, pengaduan kinerja, inovasi pelayanan dan kebijakan pelayanan. Arif berharap hasil penilaian pada tahun 2023 ini lebih bagus dibanding dengan hasil penilaian pada tahun 2022 lalu. Pada tahun itu, jumlah OPD yang dinilai ada sebanyak 103 unit.

Pada tahun 2023 ini ada peningkatan OPD yang ikut dinilai. Diantaranya ada dari RSUD Sidoarjo barat (Sibar), 3 Puskesmas baru dan 3 BUMD.

Pada tahun 2022 lalu, ada 3 OPD yang mendapat nilai A atau masuk dalam kategori pelayanan prima. Yakni dari RSUD Sidoarjo, Dispendukcapil dan Dinas Penanaman Modal PTSP.

“Pada tahun 2023 ini, kita harapkan 2 OPD yang saat ini masuk dalam role model, juga bisa mendapatkan nilai A. Yakni dari Dinas Sosial dan dari Kecamatan Taman,” kata Arif.

Dirinya memperkirakan pada akhir Bulan Desember 2023, hasil penilaian kegiatan PEKPPP tersebut akan bisa diumumkan hasilnya dan OPD bisa mengevaluasi kinerjanya selama ini.

Arif optimis dengan hasil dari penilaian PEKPPP tersebut, sebab para penilaianya dari personil yang kompeten. Diantaranya ada dari akademisi dari Unair, Kepala Ombudsman RI, Biro Organisasi Pemprov Jatim, NGO spesialis pelayanan publik, dan sejumlah pejabat tinggi pratama di Kabupaten Sidoarjo. [kus.dre]

Tags: