Kisah Irfan Fauzi, Disabilitas Pemilik Aneka Usaha Kerajinan

Irfan Fauzi, seorang disabilitas asal Dusun Krajan RT 02/01 Desa Tenggir, Kecamatan Panji, Situbondo saat membuat kerajinan pot bunga dan kursi-meja.

Kreatif Membuat Pot Bunga, Meja dan Kursi, Minta Ada Perhatian dari Pemerintah
Kabupaten Situbondo, Bhirawa
Di Kabupaten Situbondo, sosok Irfan Fauzi dikenal memiliki sejumlah keahlian khusus. Pria asal Dusun Krajan, RT 02/01, Desa Tenggir, Kecamatan Panji tercatat sebagai seorang disabilitas. Meski memiliki keterbatasan fisik, Irfan Fauzi mampu menunjukkan hasil pekerjaan yang membanggakan bagi kerabat dan kolega terdekatnya.
Di tengah keterbatasan fisik, Irfan Fauzi, sejak bocah tidak memiliki kecil hati menghadapi kehidupan. Sebaliknya, dia dikenal memiliki semangat dan motivasi tersendiri untuk menjalani kerasnya kehidupan. Dengan keahlian dan kepiawaian yang dimiliki tersebut, Irfan mampu menafkahi kebutuhan dirinya sendiri. Dan bahkan juga bisa membantu sejumlah kebutuhan kerabat dekatnya. “Alhamdulillah, meski sempat dihantam pandemi Covid-19, kami mampu membuahkan hasil, meski tidak besar,” ujar Irfan.
Saat dikunjungi cuaca masih sedikit panas. Ditempat berusaha, Irfan dengan penuh semangat melakukan aktivitas seperti biasanya. Ya, dia sehari-hari dia bekerja membuat kerajinan pot bunga, meja, kursi maupun jenis perabot rumah lain yang terbuat dari bahan pasir dan semen. Usaha tersebut adalah milik sendiri. Bahkan, Irfan menjadi tulang punggung keluarga. “Ya ini juga untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Makanya saya terus bekerja keras untuk menghidupi diri dan keluarga,” ulas Irfan.
Pria murah senyum itu, mengakui memiliki keterbatasan fisik sejak lahir. Namun demikian Irfan tetap giat bekerja. Sebenarnya, pekerjaan itu tidak mudah bagi seseorang dengan keterbatasan fisik. Namun, bagi Irfan bukan menjadi penghalang. Bahkan, dia berkerja layaknya orang normal. “Saya bersyukur, meskipun fisik tidak normal. Tetapi saya bisa bekerja dengan keahlian yang dimiliki,” ujarnya.
Irfan kembali menuturkan, pada saat merintis usaha tersebut dia hanya menerima pesanan saja. Jika ada orderan, baru dia kerjakan. Dalam menjalani usaha tersebut, dia belajar bersama rekannya. Disamping itu, juga memanfaatkan aplikasi youtube untuk membuat model-model yang inovatif dan kreatif. “Awalnya hanya bermodal Rp 200 ribu. Sekarang ini pendapatan kurang lebih Rp 1 Juta sampai 1,5 Juta perbulannya,” ungkapnya.
Dia mengaku bersyukur, karena masih ada orang yang perhatian dan bisa memfasilitasi pekerjaan yang lama ia tekuni. Ia mengaku tidak memiliki paralatan yang menunjang pekerjaannya. “Sebenarnya keinginan saya adalah memiliki peralatan yang lengkap dan memadai, sehingga bisa membuka usaha dengan skala lebih besar lagi. Dengan peralatan yang lengkap, pekerjaan yang saya geluti ini bisa terus berkembang pesat,” ucapnya.
Kerabat dekat Irfan Fauzi bernama Supeno, mengaku sangat kagum dengan keteguhan hati dan semangat yaang dimiliki Irfan. Di tengah keterbasan fisiknya, Irfan juga bisa dibilang dapat mengalahkan orang yang memiliki fisik normal. Dia tergolong kreatif dan inovatif. Namun, dia menyayangkan kurangnya perhatian dari pemerintah. “Harusnya pemerintah bisa memberikan perhatian. Termasuk yang dibutuhkan dia saat ini berupa peralatan kerajinan yang lengkap,” terang Supeno.
Semestinya, sambung Supeno, pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap kaum disabilitas sesuai dengan kebutuhannya. Seperti misalnya memberikan pendampingan maupun modal usaha yang cukup. Apalagi Irfan kini sudah memiliki keahlian yang mumpuni untuk kamajuan unit usahanya. “Ya ini sangat penting demi untuk kemudahan mengakses modal kerja. Selain itu juga dalam rangka untuk membantu peningkatan kreativitas kaum disabilitas. Salah satunya Irfan Fauzi ini,” ulas Supeno.
Sebagai seorang kerabat, ungkap Supeno, ia terus memberikan suport kepada Irfan Fauzi yang dikenal memiliki keahlian pembuatan pot bunga, meja serta kursi. Adanya dukungan itu, katanya, sedikit banyak bisa membantu semangat Irfan Fauzi yang awal membuka usaha kurang bersemangat. “Ya kami sangat mengapresiasi, atas kerjasama Irfan yang sejak awal mau membuka diri mengembangkan potensi yang dimiliki. Alhamdulillah hingga sekarang bisa terus eksis berusaha,” pungkasnya. [Sawawi]

Tags: