Kodim 0820 Probolinggo Rehab 750 Rumah Tak Layak Huni

Dandim Letkol Inf Imam Wibowo saat peletakan batu pertama pembangunan RTLH.

Probolinggo, Bhirawa
Sebanyak 750 rumah tidak layak huni (RTLH) dilaksanakan perbaikannya (rehab) oleh anggota Kodim 0820/Probolinggo. Rumah tersebut tersebar di wilayah Kota dan Kabupaten Probolinggo,pada 26 Koramil di wilayah teritorial Kodim 0820 Probolinggo.
Peletakan batu pertama menandai rehabilitasi RTLH di wilayah Kodim 0820 dilakukan Komandan Kodim 0820/Probolinggo, Letkol Inf Imam Wibowo ,didampingi Perwira Seksi Teritorial Kodim 0820/Probolinggo, Kapten Kav Nasrokin Rabu (30/1).
Letkol Imam Wibowo meletakkan bata pertama pada rumah milik Bpk Satihin warga Dusun Mantong RT 02/06 Kelurahan Sumber Taman, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo. Dengan ditandai peletakkan bata pertama ini sejumlah 750 rumah tidak layak huni di rehap, direncnakan pekerjaan diselesaikan selama 2 bulan sampai dengan akhir maret 2019.
Menurut Dandim, dengan adanya Program pemerintah yang pengerjaannya di lakukan anggota TNI, merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk menggugah kembali rasa semsngat gotong royong yang sudah ada sejak dulu dalam sejarah bangsa Indonesia, jadi secara tindak langdung TNI ingin mengajak seluruh komponen bangsa dapat bergotong royong dalam pelaksanaan RTLH ini, katanya.
Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) masih banyak ditemui di wilayah Probolinggo, baik Kota maupun Kabupaten. Tahun ini, ratusan rumah akan direnovasi oleh Kodim 0820/Probolinggo. Renovasi itu, merupakan bagian program RTLH TAHAP XV tahun 2019, bekerjasama dengan Pemprov Jatim. Ada 9.000 rumah di Jatim, diperkirakan menjadi bagian yang akan diperbaiki tahun ini, ujarnya.
Khusus di wilayah Kodim 0820/Probolinggo renovasi RTLH dipatok sebanyak 750 unit. Ratusan unit ini, tersebar di wilayah Kabupaten dan Kota Probolinggo.
“Kegiatan ini bertujuan saling kompak, gotong royong bersinergis dalam pencampaian, serta semakin erat stabilitas atau keseimbangan kesejahteraan dan keamanan merupakan fungsi TNI dalam menjaga stabilitas nasional,” lanjut Imam Wibowo.
Dari 750 unit, pembangunannya disebar di 26 Koramil di wilayah Kodim Probolinggo. Rinciannya, untuk 2 Koramil di Kota Probolinggo, masing-masing 27 unit. Sementara Koramil di wilayah Kabupaten Probolinggo akan merenovasi 29-30 unit RTLH. Kecuali Koramil Sukapura yang menggarap 20 unit RTLH saja, paparnya.
“Kami sebar ke Koramil jajaran dan dibagi sesuai ploting yang telah kami tentukan setelah survei dan pendataan serta koordinasi dengan pemerintah daerah setempat. Dengan harapan rumahku adalah surgaku, wujud dari kepedulian Pemprov Jatim hal ini bekerjasama dengan Kodim 0820/Probolinggo. Semoga menjadikan ketentraman dan kedamaian,” tandasnya.
Pelibatan dalam program RTLH merupapakan wujud dari kemanunggalan TNI dan Rakyat, sesuai dengan UU Nomor 34/2004 tentang TNI. Salah satu tugas, adalah membantu pemerintah daerah seperti program RTLH, membantu masyarakat prasejahterah,tandasnya.
Secara terpisah Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Probolinggo, Donny Adianto menyebut, pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) selama 5 tahun terakhir mencapai 12. 789 unit atau rata-rata 2.550 rumah per tahun.
Dijelaskannya jika Disperkim telah membangun 513 unit RTLH, dimana rehab RTLH difokuskan di 19 desa masuk kategori miskin, yang tersebar di 12 Kecamatan Kabupaten Probolinggo. Melalui dana Provinsi Jawa Timur, capaian rehab RTLH yang telah dilakukan sekitar 133 unit, tersebar di 3 Kecamatan Kabupaten Probolinggo, meliputi Kecamatan Maron, Dringu, dan Sumberasih.
“Jadi rehab RTLH ini meliputi perbaikan atap rumah, dinding dan kita bangunkan jamban jika masih belum ada pak. Untuk anggaran yang dikeluarkan di tiap rumahnya, sekitar Rp 15 juta,” terang Donny.
Lanjut Donny, rehab RTLH merupakan bagian memaksimalkan program layanan rumah sehat dalam program Hati Sehat, Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Program ini, rencananya akan terus dilakukan hingga 5 tahun mendatang.
Donny menyampaikan, sampai saat ini ada sekitar 44 ribu RTLH di Kabupaten Probolinggo yang belum dilakukan rehab. 44 rumah itu, tersebar di sejumlah Kecamatan di Kabupaten Probolinggo mulai Kecamatan Krucil, Tiris, hingga Maron.
Sementara target di tahun 2019 mendatang, rehab RTLH yang menggunakan APBD sekitar 1000 umit rumah, dari dana alokasi Khusus (DAK) sekitar 177 unit rumah, dan dari dana desa sekitar 1625 unit rumah untuk 325 desa, di Kabupaten Probolinggo, tambahnya.(Wap)

Tags: