Komisi C DPRD Kota Batu Pastikan Penerapan Perda IMB Tak Jadi Dagelan

Ketua Komisi C DPRD Batu, Khamim Tohari

DPRD Kota Batu, Bhirawa
Denda yang terkumpul di tahun dari pelanggaran Perda IMB Kota Batu mencapai puluhan juta Rupiah. Namun Legislatif Kota Batu menilai pelanggaran tersebut masih sebagian dari jumlah pelanggaran yang ada. Mengatasi hal ini DPRD akan mengoptimalkan penerapan Perda IMB dengan melakukan sidak ke beberapa tempat usaha yang ditengarai tak ber-IMB.

Dalam pantauan Legislatif, masih banyak tempat usaha di Kota Batu yang tak mengantongi IMB namun belum tersentuh. Untuk itu DPRD Kota Batu melalui Komisi C akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menentukan sekaligus menindak titik mana saja yang diduga tak memiliki IMB.

“Untuk menjalankan ketegasan ini maka semua harus terlibat dan saling menguatkan, antara eksekutif dan legislatif,” ujar Ketua Komisi C DPRD Kota Batu, Khamim Tohari, Minggu (3/1).

Khamim berharap agar penindakan tegas yang dijalankan ini bisa memberi efek jera. Jangan sampai, setelah disidang tipiring, para pelaku usaha beroperasi lagi dan berdalih masih dalam proses.

“Jangan sampai tindakan tegas yang dilakukan ini dianggap hanya sebatas dagelan antara Eksekutif dan Legislatif. Untuk itu setelah penindakan tegas juga harus dilanjutkan dengan pengawasan terhadap para pelanggar,” jelas Khamim.

Menurutnya, harus ada langkah tegas dari dinas terkait. Terutama OPD penegak perda Kota Batu, Satpol PP. Terlebih IMB sangat berdampak langsung terhadap pendapatan daerah melalui sektor retribusi. Tanpa adanya IMB juga mengacaukan tata kelola pemanfaatan ruang.

Selain itu, lanjut Khamim, pihaknya juga segera berkoordinasi dengan Ketua DPRD dan beberapa komisi terkait penyikapan masalah ini. Karena jua sering terjadi beberapa oknum pelaku usaha yang mengabaikan mekanisme perizinan.

Banyak pelaku usaha yang lebih memilih membangun dulu baru mengurus perijinan. Karena mereka beranggapan sanksinya hanya sebatas denda tipiring dan tidak mungkin bangunan yang sudah berdiri itu bakal dibongkar.

Diketahui, di tahun kemarin Satpol PP Kota Batu memberi sangsi denda kepada 17 pelaku usaha yang tak mengantongi IMB. Adapun besaran sangsi yang dijatuhkan mulai dari Rp1,5 juta-Rp5 juta setelah ada vonis sidang tipiring yang digelar secara virtual dengan PN Kota Malang.

Kepala Satpol PP Kota Batu, M Nur Adhim mengatakan denda yang dihimpun berjumlah Rp38,8 juta. Para pelanggar menyalahi Perda Kota Batu nomor 4 tahun 2011 tentang IMB.

“Pelanggaran pertama karena merubah bentuk atau fungsi bangunan tapi tak dilakukan perubahan IMB. Kedua memang tak mengantongi IMB sama sekali,” kata Adhim. [nas]

Tags: