Komisi IV DPRD Trenggalek Evaluasi Penanganan Covid-19 di Tiga OPD Mitra Kerja

Trenggalek,Bhirawa
Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Trenggalek panggil Mitra kerjanya guna evaluasi penanganan Covid-19 yang ada di tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Pasalnya, penanganan di tiga OPD itu dinilai belum efektif, karena disinyalir strategi yang dilakukan belum memberikan hasil yang maksimal terhadap penanganan Covid-19 dengan segala efek dominonya.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Trenggalek Mugianto mengatakan bahwa pihaknya telah memanggil bebrapa OPD yang menagani Covid-19 diantaranya dari Rumahsakit Dinas kesehatan, dan Puskesmas.

“Kita evaluasi tentang penanganan covid-19 yang ada di Kabupaten Trenggalek baik yang ada di rumahsakit Dinas Kesehatan dan Puskesmas,” ungkap Mugianto usai rapat di aula Gedung DPRD Kabupaten Trenggalek, Rabu (17/2).

Ia mengungkapkan karena memang ada beberapa hal yang perlu di klarifikasi tentang strategi dalam penanganan covid-19 agar lebih efektif.

“Kami sama-sama evaluasi biar tidak salah dalam hal menangani covid-19 yang ada di kabupaten Trenggalek,” kata dia.

” Seperti halnya pelaksanaan check poin kami bukan menganggap check poin itu gagal akan tetapi kita lakukan evaluasi bersama mana langkah-langkah yang tepat dan mana langkah langkah yang kurang tepat,” imbuhnya.

Lanjut Obeng sapaan akrab Politisi Partai Demokrat berharap dengan dilakukannya evaluasi bersama, tatkala ada langkah yang kurang tepat bisa diperbaiki, dan selanjutnya bisa menggunakan anggaran APBD ini sebijak, sebaik dan seefisien mungkin.

“Kami pingin langkah langkah itu tepat efektif akurat dan efisien jangan sampai kita dalah mengambil langkah kebijakan dalam penanganan covid-19 ini, dan berhati hati yang penting wabah ini segera bisa teratasi dan terselesaikan dengan tidak terlalu membebankan APBD yang terlalu besar,” tuturnya.

Masih kata Obeng terkait penggunaan dana Bantuan Tidak Terduga (BTT) mengatakan memang harus spesifik dari ketentuan dana BTT itu

“Kita manfaatkan dana BTT itu sesuai peruntukannya jangan sampai justru menggunakan kesempatan dalam kesempitan dengan mengahambur hamburkan anggaran untuk digunakan pada tempat yang tidak tepat,” tutup obeng.(wek).

Tags: