Komisi IV DPRD Trenggalek Kembali Panggil OPD Tim Gugus Tugas Covid-19

Trenggalek, Bhirawa
Pemerintah Kabupaten Trenggalek telah mengeluarkan anggaran untuk penanganan virus Corona atau disebut Covid-19 sekitar 76 milyart, ingin mengetahui kejelasan penggunaan anggaran di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Komisi IV DPRD panggil OPD yang masuk dalam tim gugus tugas penanggulangan Corona Virus atau covid-19
Sebelumnya pemanggilan Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) oleh Komisi IV DPRD Trenggalek tak dihadiri Kepala Pelaksana BPBD, kali ini komisi IV yang dipimpin Mugianto memanggil kembali BPBD untuk meminta penjelasan terkait penggunaan anggaran penanganan covid-19 sebagai langkah mengantisipasi terjadinya penganggaran ganda di dalam penanganan setiap check point.
Obeng Sapaan akrab ketua Komisi IV DPRD Trenggalek mengatakan bahwa hari ini pihaknya memanggil kembali BPBD untuk mendengarkan penjelasan dari mitra kerjanya terkait dengan penggunaan anggaran untuk penanganan Covid-19.
“Hari ini kita klarifikasi terkait anggaran BPBD karena waktu rapat yang sebelumnya Kepala Pelaksana tidak bisa hadir, sehingga hari ini bisa langsung klarifikasi terkait Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Covid-19,” ucapnya usai rapat kerja bersama mitra kerjanya dalam rangka perencanaan anggaran dalam rangka penanggulangan pandemi Covid-19 di aula DPRD Trenggalek. Selasa (5/5).
Lanjut pemanggilan tersebut ingin meminta penjelasan tentang anggaran penanganan covid-19 agar tidak terjadi dobel anggaran karena ada sebagian OPD yang sudah menganggarkan sendiri untuk honor petugas di check point.
” Benar tadi ada beberapa yang dobel perencanaan di 3 OPD, seperti Dinas pertanian, Dinas Kesehatan dan dinas PMD,” ungkap politisi asal partai Demokrat.
Ditambahkan Obeng menurutnya sehingga hal itu harus segera diluruskan agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari
“Dari 3 OPD yang dobel anggaran tentunya harus diluruskan dan harus dicancel,”tutupnya.(Wek).

Tags: