KONI Kecewa Kegagalan Silat Jatim di Kejurnas

AbrorSurabaya, Bhirawa
Kegagalan atlet pencak silat Jatim merealisasikan target tiga medali emas di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Jakarta 2014, membuat Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jatim kecewa, bahkan dalam waktu dekat para pengurus dan pelatih akan dipanggil untuk dilakukan evaluasi.
Jika tidak ada kendala KONI Jatim akan memanggil cabor pencak silat, Selasa (20/5). KONI Jatim ingin mengetahui mengapa hasil pencak silat di Kejurnas tidak memenuhi terget. “Kita panggil Pengprov (IPSI) dan pelatihnya, kita akan melakukan evaluasi,” sebut Dhimam Abror, Ketua Badan Pelaksana (Bapel) Pemusatan latihan daerah (Puslatda) Jatim, Senin (19/5).
Tim silat Jatim memperoleh hasil buruk pada Kejurnas di Jakarta yang berakhir, Minggu (18/5/2014) lalu. Jatim hanya meraih satu emas, dua perak, empat perunggu. Satu emas Jatim dipersembahkan Pranoto di kelas bebas putra.
Jawa Barat keluar sebagai juara umum dengan enam  emas, empat perak dan lima medali perunggu. Disusul di posisi kedua, ditempati  DKI Jakarta dengan selisih tipis dalam perolehan perunggu dengan memperoleh enam emas, empat perak dan dua perunggu.
Selanjutnya Jawa Tengah menempati posisi ketiga dengan tiga emas, satu perak dan empat perunggu. Abror menilai pencak silat dalam kondisi bahaya. Sehingga perlu ada penanganan dan tindakan penyelamatan. “Silat targetnya tiga emas, dan dapat satu. Ini sudah masuk kondisi SOS,” cetus Abror.
Pria yang juga Ketua Harian KONI Jatim ini menegaskan, silat harus dikritisi supaya ada perbaikan. Karena waktu pelaksanaan PON 2016 di Jawa Barat sudah mepet.
Saat ditanya apakah pencak silat bakal terkena degredasi dari Puslatda seperti judo, Abror belum bisa memberi kepastian. Karena KONI masih menjadwalkan bertemu dengan Pengprov IPSI, pelatih dan dilakukan evaluasi. “Kita lihat besok (hari ini),” ucap Abror.
Pria yang pernah jadi Ketua PSSI Jatim ini menambahkan, kemungkinan ada promosi dan degredasi untuk Puslatda pencak silat. “Harus ada perubahan karen waktu sudah mepet,” saran Abror.
Jatim turun ke Kejurnas dengan kekuatan full. Jatim memboyong 30 pendekar terbaiknya. Kejurnas kali ini menandingkan 24 nomor. [wwn]

Keterangan Foto : Ketua Harian KONI Jatim Dhimam Abror.

Tags: