Koordinasi Pusat dan Provinsi Direspons Sungai Welang di Pasuruan Dikeruk

Kondisi sungai Welang, di perbatasan Kraton, Kabupaten Pasuruan dan sebagian wilayah Kota Pasuruan saat banjir tahun lalu. Tahun 2020, akan dilakukan pengerukan mengantisipasi banjir tahunan yang sering menyapa wilayah Pasuruan.

Pasuruan, Bhirawa
Usulan Pemkab Pasuruan terkait normalisasi sungai Welang di wilayah Kraton, Kabupaten Pasuruan mendapatkan respon positif dari pemerintah pusat hingga pemerintah provinsi Jawa Timur. Sehingga, pengerukan sungai yang berbatasan dengan kawasan Kraton, Kabupaten Pasuruan dan sebagian wilayah Kota Pasuruan teralisasi di tahun 2020.
Kepala Dinas Sumberdaya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan, Misbah Zunib menyampaikan pengerukan dilakukan untuk mengatasi endapan yang kerap menjadi pemicu banjir di wilayah Kraton, Kabupaten Pasuruan. “Sekitar 2 kilometer lebih sungai Welang dikeruk dan dilebarkan. Semula memiliki lebar hanya 15-20 meter, dilebarkan menjadi sekitar 30 meter. Tentu ini mencegah terjadi banjir yang rutin setiap tahunnya,” tandas Misbah Zunib, Kamis (2/1).
Sumber dananya berasal dari sharing pendanaan. Yakni, dari pemerintah pusat sekitar Rp 60 miliar dan pemerintah provinsi Jatim mencapai kurang lebih Rp 30 miliar. “Jadi totalnya sekitar Rp 90 miliar. Pemerintah pusat dan pemprov Jatim menyepakati untuk melakukan pengerukan dan mengangkat sedimentasi Sungai Welang. Pengerukan sungai dilaksanakan di tahun 2020,” papar Misbah Zunib.
Pemkab Pasuruan juga akan melakukan pengerukan di sungai Welang. Hanya saja, usulan pengerukan di tahun 2021. “Mengingat sungai Welang sangat panjang, kami akan melanjutkan di tahun 2021. Tentunya, pengerukan yang dilakukan tidak bisa sekali,” kata Misbah Zunib.[hil]

Tags: