Koramil 0815/08 Dawarblandong Bantu Sembako Nenek Pemakan Tanah

Mbok Ganten sedang menunjukan tanah ampo yang menjadi cemilannya setiap hari, saat disambangi anggota koramil Daearblandong.

Mojokerto. Bhirawa
Mbok Ganten ( 70 th ) warga Dusun Semanding Desa Suru Kecamatan Dawarblandong Kabupaten Mojokerto, yang mengaku sudah dua puluh ngemil tanah ampo ( tanah lempung yang disangrai )akhirnya disambangi dan dibantu sembako oleh Koramil 0815/08 Dawarblandong Kodim 0815/Mojokerto.

Adalah Koptu Jouns Yusuf Efendi yang ditugaskan untuk mendatangi Mbok Ganten (70) di rumahnya. Guna melihat langsung kejadian yang tidak layak ini di Dusun Semanding Desa Suru Kecamatan Dawarblandong Kabupaten Mojokerto, Selasa (2/3).

Menurut Koptu Jouns Yusuf Efendi,setelah berbincang dengan Mbok Ganten, kebiasaan ngemil sangrai tanah yang dilakukan Mbok Ganten sudah berlangsung sejak 20 tahun yang lalu. Tanah yang dijadikan camilan (makanan pendamping) oleh Mbok Ganten berasal dari tanah lempung (tanah ampo).

Yang diambil di sekitar rumahnya, dan sebelum dikonsumsi, tanah tersebut harus melalui proses pematangan (disangrai) menggunakan wajan yang terbuat dari tanah di atas tungku tanah yang ada di dapur rumahnya.jelas koptu Jouns.

Lebih lanjut ditambahkan oleh Jouns. Saat saya tanya adakah keluhan setelah makan gorengan tanah, dijawab mbok Ganten. “mboten nopo Nak. Lha wong kulo pun biasa nedoh ampo kok.”( tidak apa apa, karena sudah biada makan lempung )

Mbok Ganten menurut Koptu Jouns, kehidupan sehari harinya bersama suaminya, Mbah Siran (75). ditopang dari bertani dan dibantu anaknya, bernama Suwanto. dan Mbok Ganten bersama suaminya menempati rumah berukuran 4 x 6 meter.ini atas hasil Rutilahu dua tahun dari Koramil 08/Dawarblandong.jelas Jouns.

Lebih lanjut Jouns menambahkan,sebelum meninggalkan rumah Mbok ganten, Kami menyerahkan sejumlah Sembako berupa beras 10 kilogram, mie instan satu dus, gula pasir 4 kilogram, telor 1 kilogram, kopi dan susu kaleng. dengan senyum Mbok Ganten mengucapkan

“Matur suwun nak, mugi diparingi rejeki ingkang khatah lan barokah saking gusti allah. (terima kasih, semoga Allah memberikan rejeki yang banyak dan berkah dari Allah Subhananhu Wata’ala “, ucap Mbok Ganten dengan boso kromo yang didampingi suaminya, Mbah Siran.tutup Jouns.(min)

Tags: