Korban Banjir di Sidoarjo Mengeluh Butuh Air Bersih

Warga sedang menurunkan tendon bantuan untuk pengisihan air bersih yang dibutuhkan. [achmad suprayogi]

Dibantu Sekali, Sekarang Terpaksa Beli Air Bersih Setiap Hari
Sidoarjo, Bhirawa
Kondisi banjir di Desa Banjarasri dan Desa Kedungbanteng Tanggulangin Sidoarjo walaupun sudah mulai surut. Namun masih banyak genangan-genangan di beberapa tempat hingga menyulitkan warga untuk memperoleh air bersih. Mereka berharap agar segera mendapatkan bantuan air bersih.
Dampak banjir sekarang sangat dirasakan oleh warga Desa Banjarasri dan Desa Kedungbanteng Tanggulangin Sidoarjo, sebab mereka harus mengeluarkan dana ekstra untuk bisa mendapatkan air bersih. Selain itu para petani juga mengalami kerugian karena tidak bisa bekerja karena ladang mereka terendam banjir.
Salah warga yang juga menjadi korban banjir, Mahnunah warga RT 4 RW 1 Dusun Kaliwungu Desa Banjarasri Sidoarjo, saat ada kunjungan dari Komisi D DPRD Sidoarjo ke lokasi banjir. Ia mengaku kalau selama ini membeli air bersih dengan menggunakan jerigen. “Sehari kami tiap membeli sebanyak 3 hingga 5 jerigen, per jerigennya Rp 2.000,- tinggal mengalikan saja,” keluhnya.
Hal yang sama juga digelaskan Ketua RT 5 RW 2 Rijalul Masudi. Menurutnya kebutuhan air bersih ini sangat mendesak, karena warga sangat membutuhkan sekali. Untuk bantuan air bersih pernah hanya sekali, itupun hanya satu tanki air, tentu saja sangat kurang, hingga sekarang ini belum ada lagi.
“Karena tidak ada bantuan yang memadai untuk air bersih, warga sekarang ini masih membeli air dalam jerigen yang harganya Rp 2 ribu. Warga yang mayoritas petani juga tidak bisa bekerja, karena lahannya tergenang air,” ujar Rijalul Masudi yang mempunyai warga sebanyak 120 KK.
Sementara itu Camat Tanggulangin, Sabino Mariano akan melakukan koordinasi dengan beberapa pihak terkait. Ia juga menjelaskan kalau sebelumnya juga telah dilakukan bersih-bersih sungai bersama-sama dengan Komisi D DPRD, tim siaga bencana, BPBD Sidoarjo, Dinas Sosial dan DLHK Sidoarjo serta Forkopimka Tanggulangin. “Mereka telah bekerja bakti membersihkan sungai dan lingkungan di Desa Kedung Banteng dan Desa Banjarsari, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo agar air banjir surut,” ungkap Camat Tanggulangin Sabhino Mariano, Selasa (28/1) pagi.
Salah satu anggota Komisi D DPRD Sidoarjo Mimik Idayana langsung memberikan tendon air yang berisi 5.000 liter untuk segera dimanfaatkan oleh warga yang membutuhkan air berasih. Sementara itu pihak Lapindo Brantas langsung siap untuk memasok air bersih yang dibutuhkan tersebut.
Humas Lapindo Brantas M. Ichwan mengatakan kalau pihaknya telah memberikan bantuan 3 tanki air bersih untuk warga Banjarasri. Selain itu juga telah memberikan bantuan tanah urukan di Desa Kedung Banteng dan Banjarasri yang terkena banjir sekitar 30 truk lebih. “Termasuk, kami juga telah memberikan bantuan sembako dan obat-obatan,” jelas Ichwan. [Achmad Suprayogi]

Tags: