Korem 081/Dirotshajaya Gelar Rakor dengan Pemda Madiun

Danrem 081 Dhirot Saha Jaya, Kolonel Inf, Masduki (kanan) saat, Rakor Bencana Covid-19 bersama antara TNI, Polri dengan Pemerintah Daerah. [sudarno/bhirawa]

(Perkuat Koordinasi Penanganan Covid-19)
Madiun, Bhirawa
Mulai meluasnya wabah Covid -19, diantisipasi Korem 081 Dirotshajaya (DSJ) dengan menggelar rapat koordinasi Bencana Covid -19 yang dihadiri seluruh elemen forkopimda di wilayah jajaran.
“Pada kesempatan ini, mari kita membicarakan upaya pencegahan, upaya pengobatan bagi masyarakat yang terkena Virus Corona dan solusi atas dampak yang ditimbulkan seperti dampak bagi perekonomian. Intinya TNI dan Polri siap membantu Pemerintah Daerah untuk mengatasi wabah penyakit yang sampai dengan saat ini belum ada obatnya, “kata Danrem 081 DSJ, Kolonel Inf. Masduki pada Rakor Bencana Covid-19 bersama TNI/Polri dengan Pemda, di Gedung Serbaguna Jenderal Sudirman Makorem 081/DSJ, Jumat (20/3).
Dikatakan oleh Kolonel Inf. Masduki, sampai dengan saat ini sudah ada beberapa pihak yang digunakan untuk mendeteksi Corona, sehingga masyarakat yang terkena virus ini akan lebih cepat diketahui.
“Yang terpenting bagi Pemerintah Daerah adalah fokus untuk sosialisasi pencegahan Corona dengan bisa bekerja sama dengan Kominfo, Penerangan Kodim, Polres dan pihak yang lain, bahkan memakai speaker atau TOA Masjid, “ungkap Danrem.
Yang paling utama, kata Danrem adalah koordinasi antar semua pihak harus terus dilakukan.”Permasalahan apapun akan kita koordinasikan dan kita cari solusi bersama, saya yakin dengan kebersamaan akan mempermudah dalam mengatasi apapun, termasuk dampak perekonomian yang lesu seperti saat ini.”pungkas Kolonel Masduki.
Kegiatan tersebut diikuti jajaran pemerintahan daerah di wilayah Korem 081/Dirotsahajaya yaitu Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Ngawi, Magetan, Ponorogo, Pacitan, Trenggalek, Tulungagung dan Nganjuk.
Sementara itu, Wakil Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto hadiri Rapat Koordinasi Bencana Covid-19 di Gedung Serbaguna Jenderal Sudirman Makorem 081/DSJ itu, juga menyampaikan, Pemkab Madiun memohon dukungan dan kerjasama, karena dalam menangani virus ini harus dilakukan kerjasama dalam pemerintah daerah dan antar pemerintah daerah serta forkopimda.
Diutarakan pula oleh Wabup Madiun, dalam maslah ini, untuk Kabupaten Madiun, seluruh puskesmas sudah siap dan stanbay dalam menangani apabila ada masyarakat di Kabupaten Madiun terjangkit covid-19 ini. Selain itu Pemkab juga menyiapkan no telepon khusus untuk pengaduan.
“Karena dampak covid-19 ini memang luar biasa, dari segi ekonomi kita harus siap mengamankan, jangan sampai ada para pedagang yang menimbun kebutuhan pokok, dan ini juga harus dilakukan bersama-sama baik Pemda dan Forkopimda,” tegas Wabup Madiun. [dar]

Tags: