Korem 084 Sosialisasikan Penyakit HIV /AIDS

Pasipers rem 084 BJ Mayor Czi M Sujangi beserta dr Sandra dari Denkesyah mensosialisasikan tentang bahaya penyakit HIV AIDS, Rabu (19,8). [abednego/bhirawa].

Pasipers rem 084 BJ Mayor Czi M Sujangi beserta dr Sandra dari Denkesyah mensosialisasikan tentang bahaya penyakit HIV AIDS, Rabu (19,8). [abednego/bhirawa].

Surabaya, Bhirawa
Korem 084 Bhaskara Jaya, Rabu (19/8) mengadakan penyuluhan kesehatan tentang bahaya penyakit HIV AIDS. Bertempat di Aula Makorem 084 BJ, penyuluhan diikuti oleh 96 orang prajurit dan PNS di jajaran Korem 084 BJ.
Komandam Korem (Danrem) 084 Bj Kolonel Inf M Nur Rahmad, dalam sambutannya yang disampaikan Pasipers rem 084 BJ Mayor Czi M Sujangi mengatakan, penyuluhan kesehatan ini bertujuan untuk memberitahukan tentang bahaya penyakit HIV AIDS. Dengan begitu, prajurit jajaran Korem 084 BJ diharapkan agar tidak terkena penyakit tersebut.
“Dampak atau bahaya penyakit HIV AIDS bisa beresiko kematian. Harapan saya agar prajurit , PNS dan keluarganya bisa terhindar dan menjauhinya dalam kehidupan pergaulan sehari-hari,” kata Danrem 084 Bj Kolonel Inf M Nur Rahmad, dalam sambutannya yang disampaikan Pasipers rem 084 BJ Mayor Czi M Sujangi, Rabu (19/8).
Dijelaskan Sujangi, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim, jumlah penderita HIV/ADS di wilayah Jatim sebanyak 24.935 orang. Jumlah itu menurun bila dibandingkan pada periode yang sama di 2014 yaitu mencapai 26.235 orang. Meski begitu, Sujangi menganggap bahwa penyakit HIV AIDS sangat berbahaya bagi kekebalan tubuh.
Dengan penyuluhan ini, pihaknya mengharap agar prajurit Korem 084 BJ beserta keluarga dan masyarakat lebih berhati-hati akan penyakit HIV AIDS. Sebab, kebanyakan orang tidak menyadari bahwa penyakit ini dapat merusak sistem kekebalan tubuh, dan masyarakat kurang sadar tentang gaya hidup yang sehat.
“Setelah Surabaya, Malang menduduki posisi kedua dengan 1.058 kasus HIV AIDS dan Jember sebanyak 750 kasus. Daerah dengan jumlah penderita HIV AIDS paling sedikit adalah Sampang, hanya 4 kasus. Data itu dikumpulkan dari 38 Kabupaten Kota di Jatim,” urai Pasipers rem 084 BJ Mayor Czi M Sujangi.
Sementara itu, dr Sandra dari Denkesyah 05.04.04 Surabaya menjelaskan, media penularan penyakit HIV AIDS dapat terjadi melalui darah, sperma, cairan vagina dan ASI (Air Susu Ibu). Sedangkan penyakit HIV AIDS tidak dapat menular melalui air liur, air mata, air keringat, air seni/urine dan feses (tinja/kotoran).
“Dengan bahaya tersebut, menghimbau agar prajurit dan PNS Korem 084 BJ dapat mencegah penularan HIV AIDS. Diantaranya dengan tidak melakukan hubungan seksual secara bebas, jangan berganti-ganti pasangan seksual, gunakan kondom terutama perilaku resiko tinggi, dan jauhi Narkoba,” pungkas dr Sandra. [bed]

Tags: