KPK Geledah Kantor DPRD Tulungagung

Tim penyidik KPK saat akan memasuki Ruang Ketua DPRD Tulungagung, Senin (17/2) siang.

Tulungagung, Bhirawa
Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di Kantor DPRD Tulungagung, Senin (17/2). Penggeledahan tersebut diduga kuat terkait kasus tindak pidana korupsi yang menjerat mantan Ketua DPRD Tulungagung, Supriyono.
Petugas dari lembaga antirasuah ini datang ke kantor dewan pada pukul 11.50 WIB. Mereka langsung melakukan pertemuan dengan Sekretaris DPRD Tulungagung, Budi Fatahillah Mansyur, di ruangannya dan sejurus kemudian melakukan penggeledahan di sejumlah ruang di Kantor DPRD Tulungagung, seperti di antaranya semua ruang pimpinan DPRD, ruang bagian anggaran dan ruang bagian keuangan. Selain menjadikan Ruang Aspirasi Kantor DPRD Tulungagung untuk mengumpulkan hasil penggeledahan.
Sebelumnya, tim penyidik KPK sempat pula mendatangi Kantor Polres Tulungagung. Mereka meminta pengamanan polisi dalam proses penggeledahan.
Saat berlangsungnya penggeledahan hanya Budi Fatahillah bersama staf Setwan yang tampak mengikuti proses jalannya penggeledahan. Sedang semua anggota dewan tidak ada seorang pun yang berada di Kantor DPRD Tulungagung.
Mereka saat ini melakukan kunjungan kerja (kunker) ke luar daerah Tulungagung. Pimpinan dan anggota Komisi A, Komisi B dan Komisi C masing-masing kunker ke Jakarta. Sementara pimpinan dan anggota Komisi D ke Bandung.
Budi Fatahillah disela berlangsungnya penggeledahan ketika dikonfirmasi mengakui jika semua anggota dewan sedang melakukan kunjungan kerja (kunker) ke luar daerah Tulungagung. “Iya benar (anggota dewan) semua kunker,” katanya.
Wakil Ketua Komisi C DPRD Tulungagung, H Asmungi, membenarkan pula jika sedang melakukan kunker ke Jakarta. “Baru saja kami bersama 12 anggota komisi C keluar dari Kementerian Kesehatan di Jakarta, ini agendanya kunker terkait Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Puskesmas,” tuturnya.
Ia membeberkan tidak mengetahui jika tim penyidik KPK akan datang ke Kantor DPRD Tulungagung. Kabar penggeledahan oleh KPK baru didengarnya dari staf yang ada di Kantor DPRD Tulungagung.
Sampai berita ini ditulis belum ada penjelasan resmi terkait penggeledahan di Kantor DPRD Tulungagung. Hanya saja sebelumnya seperti diberitakan banyak media, penyidik KPK telah melakukan pemeriksaan di antaranya pada Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, Budi Fatahillah Mansyur dan Kepala Bappeda Kabupaten Tulungagung, Suharto, untuk menjadi saksi dalam kasus tersangka Supriyono.
KPK menjadikan Supriyono sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait dengan pembahasan, pengesahan, dan pelaksanaan APBD dan atau APBD Perubahan Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2015-2018. Saat ini Supriyono masih menjalani masa penahanan oleh KPK. [wed]

Rate this article!
Tags: