KPU Jatim Jamin Kota dan Bilik Suara Tak Ada Masalah

Untuk Surat Suara Masih Ada 150 Ribu yang Rusak
KPU Jatim, Bhirawa
KPU Jatim menjamin kebutuhan kotak dan bilik suara di KPU kabupaten/kota sudah terdistribusi semua. Kotak dan bilik suara tersebut merupakan tambahan yang terbuat dari kertas karton.
Komisioner KPU Jatim Divisi Perencanaan, Keuangan, dan Logistik Dewita Hayu Shinta mengatakan distribusi logistik masih dilakukan bertahap. Logistik yang sudah 100% sampai di KPU kabupaten/kota adalah kotak dan bilik suara.  “Kotak dan bililk suara tambahan ini dari kertas karton. Kalau yang lama dari aluminium,” ujarnya, Kamis (20/3).
Menurut Sisin, panggilan akrab Dewita Hayu Shinta, kotak suara tambahan yang didistribusikan sebanyak 30.949 buah. Jumlah itu setara dengan 9% dari kebutuhan total di Jatim yang berjumlah 340.296 kotak suara. Kotak suara tambahan itu didistribusikan untuk 16 kabupaten/kota. Di antaranya adalah Tulungagung, Kediri, Malang, Madiun, Nganjuk, Sidoarjo, dan Pasuruan.
Sedangkan bilik suara tambahan yang didistribusikan sebanyak 61.247 buah atau setara dengan 17% dari total kebutuhan bilik suara yang berjumlah 341.619 buah. Bilik suara tambahan itu didistribusikan untuk 19 kabupaten/kota, di antaranya Tulungagung, Kediri, Blitar, Lumajang, dan Jember.     “Kotak dan bilik suara tambahan yang kertas karton ini untuk TPS perkotaan atau tempat yang mudah dijangkau. Kalau daerah terpencil atau rawan akan dipakai kotak dan bilik lama yang terbuat dari aluminium,” terang perempuan lajang asal Srengat Blitar ini.
Terkait surat suara, menurut Sisin, diperkirakan ada 150 ribu surat suara rusak. Kepastiannya baru akan diketahui dalam satu dua hari ke depan. “Besok (hari ini) KPU kabupaten/kota akan laporan soal surat suara,” ujarnya.
Menurut dia, saat ini seluruh kabupaten/kota sudah selesai menyortir dan melipat surat suara. Selanjutnya  mereka baru melaporkan berapa jumlah kerusakan surat suara.
Penggantian surat suara rusak itu akan dilakukan langsung oleh rekanan. Mekanisme penggantian yakni KPU kabupaten/kota mengirimkan surat kepada KPU RI untuk ditindaklanjuti oleh rekanan, yakni PT Temprina dan PT Pura. “Cepat atau lambatnya penggantian tergantung laporan KPU kabupaten/kota dan respon dari rekanan,” kata perempuan lajang asal Srengat Blitar ini.
Mantan Ketua Umum Kohati PB HMI 2008-2010 ini mengungkapkan, sampai saat ini surat suara baru lengkap di tiga daerah yakni Kabupaten Blitar, Kota Blitar, dan Kota Malang. Ketiga daerah ini memang lebih cepat melakukan penyortiran dan pelipatan, sehingga surat suara rusak lebih cepat dilaporkan. “Jadi yang sudah lengkap surat suara adalah tiga daerah itu,” terang alumni Universitas Brawijaya Malang ini.
Sementara soal  logistik lainnya, perempuan berjilbab ini menyebutkan masih ada tiga item yang masih ditunggu dari rekanan KPU pusat. Logistik itu adalah hologram, segel, dan template braille surat suara DPD RI. Sampai saat ini, ketiga item logistik itu belum diterima KPU kabupaten/kota sama sekali. Untuk distribusi logistik sampai tingkat KPU kabupaten/kota ini masih ada waktu sampai 31 Maret 2014 mendatang. “Kami optimistis tepat waktu, masih ada waktu 10 hari lagi,” yakin Sisin.
Sedangkan logistik yang disediakan oleh KPU Jatim ada dua item yakni DPT serta formulir C dan D. Sampai saat ini, kedua item logistik itu masih dalam proses cetak dan akan segera didistribusikan ke KPUkabupaten/kota. [cty]

Tags: