KTNA Deklarasikan Dukung Agung Mulyono

KTNA Deklarasikan Dukung Agung Mulyono. [cty/bhirawa]

KTNA Deklarasikan Dukung Agung Mulyono. [cty/bhirawa]

Banyuwangi, Bhirawa
Menjelang pelaksanaan Pilkada serentak yang digelar pada 15 Desember 2015, suhu politik di beberapa daerah di Jatim mulai memanas. Termasuk di wilayah paling ujung di sebelah selatan Pulau Jawa, yaitu Banyuwangi. Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Banyuwangi siap memberikan dukungan kepada bakal calon (bacalon) Bupati Banyuwangi Agung Mulyono dalam Pilkada di  Banyuwangi akhir tahun 2015 nanti.
Ketua KTNA Banyuwangi, Adil Radiono mengatakan KTNA Banyuwangi yang berjumlah kurang lebih 1000 KTNA sepakat akan memenangkan Agung Mulyono sebagai Bupati Banyuwangi. “Beliau merupakan putra Banyuwangi yang terlahir dari keluarga petani. Apa salahnya keluarga besar petani mendukung keluarga sendiri yang ingin memberikan kesejahteraan petani dan nelayan di Banyuwangi,” kata Adil saat dikonfirmasi melalui ponselnya, kemarin..
Adil mengatakan Agung Mulyono dihadapan para anggota KTNA se Banyuwangi sudah berkomitmen untuk memajukan Banyuwangi dan mau mencurahkan hidupnya untuk Banyuwangi jika terpilih nanti. “Inilah dasar kami untuk memberikan dukungan kepada Agung Mulyono karena dia bertekad akan perbaiki Banyuwangi terutama di sektor pertanian dan nelayan di Banyuwangi,” pungkasnya.
Sementara itu, hampir 100 pedagang di Pasar Sumber Beras Kec. Muncar mendukung penuh terhadap Agung Mulyono. Alasannya, karena pria yang juga Ketua Komisi E DPRD Jatim ini sangat memperhatikan para pedagang yang selama ini masih dipandang sebelah mata oleh pemkab. Banyuwangi.
Hartiani, salah satu pedagang sayur di Pasar Sumber Beras secara blak-lakan mengaku mendukung penuh Agung Mulyono. Sebagai wakil rakyat, Agung dianggap sangat perhatian kepada para pedagang. Buktinya, Agung akan memberikan akses infrastruktur bagi para pedagang yang akan mengangkut dagangannya dari kebun ke pasar. Di sisi lain akan diperbaiki sejumlah fasilitas umum (fasum) yang mendukung para pedagang dan pembeli.
”Dr Agung berharap pasar tradisional bisa bersaing secara sehat dengan pasar modern. Karenanya Pak Agung berjanji akan memperbaiki dan menambah fasum, yang membuat pembeli betah untuk berbelanja. Ini karena pasar tradisional selalu diidentikan dengan bau menyengat dan becek,” tegas ibu tiga anak ini.
Terpisah, dr Agung Mulyono mengaku senang dengan semakin banyaknya dukungan masyarakat yang mengalir ke dirinya. Untuk itu, pihaknya berjanji akan memenuhi apa yang dijanjikan ke masyarakat Banyuwangi. Ini karena selama ini para pedagang masih dipandang sebelah mata keberadaannya oleh Pamkab.
Padahal mereka ini paling eksis ketika perekonomian global diterjang krisis. ”Seharusnya mereka ini mendapat perlindungan dari pemerintah. Karenanya mereka telah membuktikan tetap eksis ditengah krisisi ekonomi. Bukan sebaliknya, mereka dimusuhi,” lanjutnya. [cty]

Tags: