KUA PPAS Penuhi Biaya Penyelenggaraan Pilkada Kota Batu

pimpinan KPU Kota Batu (hadap kamera) saat menerima kunjungan warga yang menyampaikan keluhannya.

Kota Batu, Bhirawa
Masa jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu akan berakhir dua tahun lagi atau 2022. Namun demikian Eksekutif dan Legislatif kota ini bersepakat memasukkan anggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dalam KUA PPAS APBD 2021 yang saat ini sedang berjalan.

Ketua DPD Golkar Kota Batu, Didik Machmud mengatakan dalam memenuhi Rencana Kebutuhan Biaya (RKB) Pemilu 2022 tidak dilakukan secara penuh.

“Konsep dari Eksekutif, keuangan dimasukkan sebesar Rp9,5 miliar untuk Pemilu. Baik bagi KPU Kota Batu dan Bawaslu. Sedangkan untuk total RKB yang disusun KPU Kota Batu besarnya mencapai Rp30,5 miliar,” ujar Didik, Minggu (4/10).

Dengan konsep ini, kata Didik, Legislatif akan segera memanggil dan menggelar hearing atau dengan pendapat dengan KPU Kota Batu. Hearing ini dilakukan sembari menunggu surat resmi dari Pusat apakah Pemilu akan digelar tahun 2022 atau 2024.

Karena Legislatif sepakat untuk memberi anggaran sementara ke KPU Batu selama masa menunggu tersebut. Ditambahkan anggota Komisi A DPRD Kota Batu, Ludi Tanarto bahwa pihaknya sudah memasukkan RKB Pemilu 2022 dalam pembahasan.

Namun RKB untuk rencana Pemilu 2022 yang disusun oleh KPU Kota Batu tersebut tidak langsung diakomodir seluruhnya. “Kemarin pasca audiensi telah disampaikan bahwa ada kemungkinan, mengingat UU Pilkada belum di dok Pemilu akan dilaksanakan tahun 2022.

Apakah nanti di bulan Februari 2022 sesuai siklus lima tahun, atau sesuai masa jabatan yang berakhir Desember 2022,” ujar Ludi. Namun untuk antisipasi Pilkada berlangsung 2022, proses penganggaran harus jalan sebelum tahun pelaksanaan Pemilu.

Karena ada tahapan-tahapan yang dilalui dan butuh anggaran sebelum pelaksanaan Pemilu. Dengan demikian pada tahun 2021 anggaran Pemilu sudah harus tersedia.

Penganggaran Pemilu ini, kata Ludi, juga sudah disampaikan dalam audiensi dengan Wali Kota dan Kesbangpol. Inti dari audensi tersebut juga membahas pengadaan anggaran untuk pemilu tahun 2021.

“Sebagian anggaran akan dimasukkan dalam R-APBD 2021. Adapun nanti jika ada kekurangan anggaran bakal dimasukkan dalam APBD 2022,”tambah Ludi.

Terpisah, Kepala Kesebangpol Kota Batu, Suliyah mengatakan bahwa anggaran susunan RKB untuk Pemilu 2022 sudah masuk dalam KUA PPAS APBD 2021.

“Adapun besarannya tergantung pada timgar dan banggar,”ujar Suliyanah. Adapun jika merujuk besaran RKB yang disusun KPU Kota Batu sebesar Rp30,5 miliar. Jumlah itu terbagi untuk kebutuhan barang dan jasa senilai Rp22,6 miliar, dan satuan honorarium kelompok kerja penyelenggara Pilkada sebesar Rp7,8 miliar. [nas]

Tags: