Kualitas Beras BPNT di Kabupaten Tuban Sudah Sesuai Pedoman Umum

Prosesi pengecekan beras BPNT di Pendopo Kecamatan oleh jajaran Forkopimka sebelum di distribusikan ke Agen dan KPM BPNT.

Tuban, Bhirawa
Beras program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk bulan Desember 2020 mulai di distribusikan di wilayah Kecamatan Bangilan Tuban.

Sebelum sampai ke keluarga penerima manfaat (KPM), Forkopimka setempat bersama Dinsos P3A mengecek kondisi beras di Pendopo Kecamatan Bangilan, Rabu (2/12).

Pengecekan beras kualitas premium juga disaksikan perwakilan Agen BPNT dan pendamping program, tenaga kesejahteraan sosial kecamatan atau TKSK. Setelah dirasa kualitas beras sesuai pedoman umum (Pedum) beras baru boleh diteruakan ke agen yang tersebar di masing-masing desa.

“Alhamdulillah berasnya bagus sesuai dengan pesanan KPM,” kata Perwakilan Agen BPNT, Siti Inliah, Rabu (2/12/2020) di Bangilan.

Inliah mengaku beras yang ia pesan sesuai pre-order (PO) KPM. Sehingga ia berharap kualitas beras tersebut selalu dijaga oleh supliyer.

“Sesuai PO, jumlah orderan di agen ada 300 sak. Selain beras, KPM juga pesan telur dan tahu tempe,” imbuh wanita ramah tersebut.

Hal senada juga sampikan KPM asal Desa Bangilan, Patri Sumari (41). Beras premium seberat 13 kg tersebut layak konsumsi dan akan dimanfaatkan sebaik mungkin.

“Berasnya sudah bagus, layak kita makan untuk sehari-hari. Semoga kualitasnya dipertahankan atau bahkan ditingkatkan,” tukas Sumari.

Sementara itu, Suplier BPNT
Syukur menjelaskan, di Bangilan jumlah PO KPM sebanyak 3100 zak. Mulai hari ini didrop dan akan selesai hari Sabtu mendatang.

Syukur juga berkomitmen siap mempertahankan kualitas beras. Ia juga dengan tegas menyatakan siap dan selalu menerima masukan dari agen buat koreksi.

“Sesuai SOP barang yang tidak sesuai akan kita ganti, ” tegas Syukur.

Sejauh ini, ditambahkan Syukur kendala droping di lapangan belum ada. Jikalau ada masih di ambang batas kewajaran.

“Kendala belum ada, wajar jika ada kemasan rusak kitapun siap ganti,” tandasnya.

Dengan kondisi tersebut, Sekretaris Dinsos Emanuel memberikan apresiasi kepada supliyer. Ia juga tidak segan untuk menegur kepada mereka (supliyer) jika kualitas beras tidak sesuai Pedum.

“Pantauan kami distribusi lancar dan sesuai Pedum. Kita akan terus dampingi agar bantuan dari pemerintah ini tepat sasaran dan tepat kualitas,” ujar Manu sapaan akrabnya.

Perlu diketahui, komoditas karbohidrat yang diminta KPM beras jenis premium. Terkait protein, beda daerah beda pesanan. Sebab ada yang telur dan ada yang daging ayam. (Hud)

Tags: