Kuliner Nusantara, Bupati Yuhronur Efendi: Soto Lamongan Siap Mendunia

Kukiner has Soto Lamongan diharapkan mampu mendunia. (Alimun Hakim/Bhirawa).

Lamongan, Bhirawa.
Surganya kuliner letaknya di Indonesia, dan juru masaknya adalah tangan – tangan sedap warga Lamongan.

Fakta itu juga telah terbukti dal fakta terkini yang masyarakat Lamongan Se Nusantara terkenal dengan makanan – makanan hasnya salah satunya Soto.

Setelah resmi mengantongi hak paten, kuliner Soto Lamongan semakin menjadi primadona dalam setiap gelaran acara. Bahkan dalam setiap agenda, kuliner berkuah yang satu ini menjadi incaran banyak orang.

Bahkan, di Momen HJL tahun ini di Festivalkan 1.000 porsi soto Lamongan yang ludes dalam waktu kurang dari satu jam.

Melihat kecintaan masyarakat terhadap kuliner khasnya sendiri , Bupati Yuhronur berharap kuliner ini semakin popular, tidak hanya dikalangan masyarakat Indonesia tapi mendunia.

“Soto Lamongan telah menjadi kuliner melegenda bahkan telah resmi menjadi makanan asli Lamongan setelah mendapat hak paten dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. Mudah-mudahan kuliner Lamongan semakin berjaya dan soto Lamongan akan menjadi duta kuliner di Indonesia dan didunia,” tutur Bupati Yuhronur , Minggu (12/6).

Ia berharap kuliner Lamongan semakin dikenal masyarakat luas, oleh karenanya di setiap event Soto Lamongan selalu disediakan. “Melalui berbagai event kuliner Lamongan ini semakin popular di kalangan masyarakat bahkan kuliner Lamongan semakin dikenal lagi. Tidak hanya nasional tapi mendunia,” imbuhnya.

Kegiatan yang masih menjadi bagian dari Peringatan Hari Jadi Lamongan (HJL) Ke-453 tersebut sekaligus menutup Festival ekonomi kreatif dan pameran bonsai di Halaman Gedung Olah Raga (GOR) Lamongan.

Kepala Dinas Pariwitasata dan Kebudayaa Lamongan Rubikah menjelaskan, sebanyak 1.000 porsi soto Lamongan disajikan dengan menggandeng 10 Pedagang Kaki Lima (PKL) dimana masing-masing PKL menyediakan 100 porsi. “Kami menyediakan 1.000 porsi soto yang bisa dinikmati masyarakat dengan menggandeng 10 PKL yang masing-masing PKLnya menyediakan 100 porsi soto,” ucapnya.

Soto Lamongan sendiri merupakan kuliner asli Lamongan yang yang sangat populer di Indonesia.

Pada dunia Persotoan lamongan ini mempunyai keunikan tersendiri, dimana dalam penyajiannya, soto Lamongan dilengkapi dengan toping irisan ayam, jeroan serta kulit, dan yang paling membedakan dengan soto jenis lain yakni ditaburi dengan koya.

“Koya adalah serbuk kerupuk udang dengan bumbu yang membuat soto Lamongan semakin gurih saat dinikmati dengan kucuran jeruk nipis dan sambal. Tentu ,” pungkas Rubikah. (Aha,Yit.bb).

Tags: