Laga Persebaya Vs Persik Buka Piala Gubernur Jatim 2020

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Ketua Umum PSSI saat membuka Piala Gubernur 2020 di Gelora Bangkalan, Madura, Senin (10/2). [adit hananta utama]

Khofifah Berharap Piala Gubernur Gairahkan Industri Sepak Bola
Pemprov, Bhirawa
Laga perdana Persebaya melawan Persik Kediri di Gelora Bangkalan, Madura menandai kompetisi Piala Gubernur 2020 dibuka. Pertandingan berlangsung seru dengan skor akhir 3 – 1 untuk Persebaya. Kendati selisih cukup jauh, persaingan di lapangan tampak cukup kondusif dan kedua sporter terlihat harmonis.
Tiga gol yang berhasil dilesatkan Persebaya ke gawang Persik Kediri secara berurutan berasal dari tendangan M Supriadi pada menit ke 19, tendangan Hambali Tholib dan tendangan pinalti Alwi Slamat. Sementara gol semata wayang Persik Kediri yang berhasil bersarang ke gawang Persebaya melalui sundulan Bekmaz.
Pada laga pembuka itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa hadir bersama Ketua Umum PSSI Mochammad Iriawan, Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim. Sebagai satu-satunya Piala Gubernur di Indonesia, Mochammad Iriawan menyampaikan apresiasinya. Sebab, kompetisi ini akan menjadi pembuka sebelum pra musim. Terlebih, kompetisi ini juga baru hidup kembali setelah lima tahun vakum.
“Pertandingan cukup bagus Persebaya dan Persik. Keduanya merupakan bagian dari tim di liga 1 yang akan mulai kick off pada 29 Februari mendatang. Kami mengapresiasi Gubernur Jatim yang telah melakukan pemanasan sebelum liga 1 dimulai,” tutur pria yang juga akrab disapa Iwan Bule ini.
Menurutnya, hingga kini belum ada kompetisi serupa yang diinisiasi oleh gubernur di 33 provinsi di Indonesia. ”Mudah-mudahan nanti ada yang mengikuti seperti Piala Gubernur Jatim ini,” sambung Iwan Bule.
Sementara itu, Gubernur Khofifah mengaku beruntung karena mendapat kesempatan dari PSSI untuk menggelar kompetisi pra musim liga 1. Kompetisi Ini akan menjadi warming up sebelum liga 1 dimulai. ”Masing-masing klub akan dapat melihat formasi kekuatan pemainnya. Manajer klub melihat ini untuk melihat titik-titik yang perlu mendapat penguatan,” tutur Khofifah.
Pihaknya berharap, melalui kompetisi ini juga sepakbola sebagai bagian dari industri yang luar biasa di dunia akan semakin bergairah. Sebab, sepakbola merupakan olahraga yang sangat menggelorakan semangat, terutama bagi anak muda. ”Bagi masyarakat Jatim kami berharap dapat menjadikan kompetisi ini sebagai bagian dari upaya membangun sportivitas, obyektivitas,” ungkap Khofifah. [tam]

Tags: