Launching Perpustakaan Digital, 2000 Peserta Membaca dengan Gawai Raih Muri 

Wali Kota Malang Sutiaji saat memberikan sambutan pada aacara launching perpustakaan digital dan pemecahan rekor Muri  2000 peserta membaca dengan gawai

Kota Malang, Bhirawa
Untuk  memperkuat Kota Malang sebagai Kota Smart City,  Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip melaunching Perpustakaan Digital “Malang Ancen Mbois” sekaligus Pencatatan Rekor MURI 2000 Peserta Membaca Dengan Gawai.
Kegiatan yang melibatkan siswa-siswi di Kota Malang itu,  dilaksanakan di Halaman Depan Balaikota Malang pada hari Kamis,  12/12 kemarin.
Masyarakat Kota Malang dapat mengunduh aplikasi “Malang Cillin Digital Access” di Google Playstore pada smartphonenya masing-masing yang menggunakan sistem operasi android guna meminjam serta membaca koleksi buku di Perpustakaan Umum Kota Malang.
Wali Kota Malang, H. Sutiaji menegaskan bahwa Malang Cillin akan membantu masyarakat Kota Malang untuk dapat membaca buku-buku koleksi Perpustakaan Umum Kota Malang dimana pun mereka berada.
“Konsep tersebut dirasa akan lebih meningkatkan minat baca bagi siswa. Apalagi, saat ini memasuki era revolusi industri 4.0 dan hampir semua sistem pelayanan berbasis digital” ujarnya.
Wadah untuk mewujudkan hal itu dihadirkan melalui aplikasi Malang Cilin Digital Access. “Kita saat ini sudah masuk era revolusi industri 4.0. Maka ini kita gerakkan metode membaca pakai gawai dengan aplikasi yang istilahnya itu perpustakaan digital. Dan masuk rekor Muri,” ujarnya.
Dengan adanya aplikasi tersebut, maka segala akses buku digital mengenai sejarah dan budaya Kota Malang serta literasi lainnya bisa diakses oleh semua orang dengan mudah. Sehingga daya baca, khususnya masyarakat Kota Malang, juga meningkat.
 “Harapannya orang mudah membaca dan itu sudah ada di playstore, walaupun masih untuk android saja. Nanti ke depan ada penyempurnaan agar di Apple juga bisa. Jadi, mereka tidak hanya baca Whatsapp, tapi melalui gawai ini meningkatkan daya baca masyarkat Kota Malang lebih luas,” tandas Sutiaji.
Kota Malang juga berhasil memecahkan rekor MURI dengan 2.929 peserta membaca serentak bukan menggunakan media buku, tetapi dengan aplikasi melalui gawai atau biasa dikenal dengan smartphone.
Jumlah tersebut berhasil mematahkan rekor Muri sebelumnya yang pernah juga dilakukan di Kota Bandung pada November 2018  lalu. (mut)

Tags: