Layanan RSU Situbondo Dikeluhkan, Sampah Tak Dibuang, Tinta Karcis Parkir Tak Terang

Tumpukan sampah di salah satu sudut RSU dr Abdoer Rahem Situbondo dikeluhkan warga karena belum dibuang sehingga mengurangi keindahan Selasa (23/3). [sawawi/bhirawa]

Situbondo, Bhirawa
Sejumlah warga Kota Santri yang berkunjung ke RSU dr Abdoerahem Situbondo mengeluhkan beberapa layanan yang kurang maksimal. Diantaranya, sejumlah titik sampah di sudut ruangan masih belum dibiarkan tidak dibuang dan tinta karcis parkir yang kurang terang. Keluhan lainnya, masih banyak penataan yang harus dibenahi, seperti banyaknya keluarga pasien yang beristirahat (tidur) di masjid kompleks RSU setempat. Padahal sejatinya masjid hanya digunakan untuk untuk kegiatan beribadah.

Salah satu warga Kabupaten Situbondo bernama Fathorrahman mengatakan, ia berkunjung ke rumah sakit kebanggaan masyarakat Bumi Sholawat Nariyah Selasa pagi kemarin (23/3). Sesampainya di sudut selatan RSU dr Abdoerahem, tampak tumpukan sampah yang masih dibiarkan alias belum dibuang oleh petugas kebersihan setempat. “Rumah sakit itu harusnya selalu bersih dan indah. Ini tumpukan sampah tetap dibiarkan belum dibuang oleh petugas,” heran Fathorrahman.

Fathor-panggilan karibnya menambahkan, ada layanan lain yang ia alami kurang maksimal. Diantaranya, sebut dia, tinta print out karcis parkir di pintu masuk RSU dr Abdoerahem kurang terang tulisannya. Temuan lain, banyaknya hewan seperti kucing yang berseliweran di kamar rawat inap pasien. “Seharusnya ditata agar supaya layanannya lebih baik. Termasuk penataan tempat parkir juga ditata. Masa ada mobil dan motor ditempatkan di dekat pintu utama RSU,” tegas Fathorrahman.

Terakhir, papar Fathor, soal arahan Bupati Situbondo Karna Suswandi, tentang penerimaan tenaga honorer RSU dr Abdoerahem juga harus dilakukan penataan. Jangan sampai, usulnya, teguran Bupati Karna tentang RSU yang ditempati banyak karyawan tapi minim pelayanan, semakin meluas. “Ya itu penataan personel SDM tenaga RSU dr Abdoerahem juga harus ditata. Yang seharusnya setiap penerimaan tenaga baru harus setahu Bupati juga segera di realisasikan,” papar Fathor.

Kabid Pelayanan RSU dr Abdoerahem Dwi Herman Susilo, ketika dikonfirmasi perihal keluhan kurang maksimalnya layanan RSU yang disampaikan warga Situbondo, meminta Bhirawa untuk mengkonfirmasi langsung Plt Direktur RSU, dr Ninov atau Kabag TU RSU, Hery. Terpisah Herry menjelaskan, terkait sampah murni urusan petugas CS (cleaning servise) yang ada di dekat Kantor PPT. “Untuk keluhan layanan yang lain secepatnya akan saya koordinasikan. Intinya kami siap melakukan pembenahan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Saya ucapkan terimakasih atas masukannya,” pungkas Hery. [awi]

Tags: