Lelang Jabatan Sekda Kota Pasuruan masih Dievaluasi

Wali Kota Pasuruan, H Saifullah Yusuf [Hilmi Husain/Bhirawa]

Kota Pasuruan, Bhirawa
Wali Kota Pasuruan, H Saifullah Yusuf saat ini tengah mengevaluasi proses lelang jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pasuruan.

Gus Ipul panggilan akrabnya menyatakan terlebih dahulu akan mempelajari tahapan-tahapan yang sudah bergulir mulai dari awal. “Masih kami periksa dan didalami lagi,” ujar Gus Ipul, Selasa (23/3).

Sekadar diketahui, lelang jabatan Sekda Kota Pasuruan dilakukan sejak masa pemerintahan Wali Kota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo.

Seleksi digelar dikarenakan Sekda Kota Pasuruan, H Bahrul Ulum pensiun per 1 Juni 2020. Usai Bahrul Ulum pensiun, Pemkot Pasuruan langsung melantik Rudiyanto, kepala Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan sebagai Pj sekda selama tiga bulan. Selanjutnya, lelang jabatan dimulai.

Namun, hingga jabatan Rudiyanto sebagai Pj Sekda berakhir pada 9 September 2020, lelang jabatan untuk menentukan pejabat definitif belum rampung.

Dan akhirnya, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur, Anom Surahno ditunjuk dan dilantik sebagai Pj sekda.

Saat ini, lelang jabatan itu baru berhasil memunculkan tiga nama. Yakni, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertamanan Rudiyanto, Kepala Inspektorat Mokhamad Faqih serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mualif Arif.

Menurut Gus Ipul, usai dievaluasi baru menentukan langkah-langkah yang diambil selanjutnya. Bisa dilanjutkan, dengan catatan prosesnya benar dan fair. Fair yang dimaksud itu adalah lelang jabatan harus membuka kesempatan bagi siapa saja yang ikut.

Sementara itu, ada pertimbangan lainnya yakni terkait kecakapan, pengalaman dan integritas. Peserta lelang jabatan yang lolos dalam posisi tiga besar saat ini harus memiliki tiga unsur itu.

“Usai dievaluasi, bisa meneruskan yang sudah ini. Kedua, bisa juga prosesnya diulang. Makanya saat ini masih kami evaluasi,” kata Gus Ipul. [hil]

Tags: