Lembaga Pendidikan di Kediri Siap PTM dengan Prokes Ketat

Kunker Komisi E DPRD Jatim ke Cabdin Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah Kediri. [ervan kholis]

Kota Kediri, Bhirawa
Cabang Dinas Pendidikan Pemprov Jatim Wilayah Kediri mengaku satuan lembaga pendidikan dibawah naungannya siap dengan rencana Kemendikbud, untuk kembali menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada Januari 2021 mendatang.
Hal ini diungkapkan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim, Sumiarso, saat menerima kunjungan kerja Komisi E DPRD Jatim, di Ruang Kembul Bujana lingkungan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah Kediri, Senin (7/12)
“Jika pemerintah sudah mengizinkan PTM, setiap lembaga satuan pendidikan SMK, PKLK telah siap, bahkan telah dibuat masing – masing lembaga SOP nya mulai dari guru, siswa dan karyawan secara detail, bagaimana mulai dari keberangkatan siswa sampai disekolah harus bagaimana,” terangnya.
Menurut Sumiarso, Jadwal pembelajarannya juga sudah diatur sedemikian rupa, tidak ada jam istirahat, kemudian kegiatan seperti olah raga yang menyentuh bola tidak diperbolehkan, sarana dan prasarana pencegahan seperti hansanitizer, cuci tangan masker, kemudian disetiap sekolah dibentuk satgas Covid 19.
Tak hanya itu, UKS akan bekerja sama dengan Puskesmas terdekat, pada prinsipnya satuan lembaga pendidikan di Kediri sudah siap kapanpun, jika pemerintah sudah kembali membuka PTM, tetapi kembali jika memang tatap muka harus mendapatkan rekomendasi dari Satgas Covid atau kepala daerah maka Cabang Dinas Wilayah Kediri siap mematuhi nya.
“Jika direkomendasi kita akan melaksanakan, jika tidak kita tetap akan melakukan pembelajaran Daring,” tandasnya.
Sementara itu , Ketua Komisi E DPRD Jatim, Wara Reni Pramana mengatakan, hasil monitoring di wilayah Jatim ini, terkait PTM ini, berharap tidak dilakukan pada Januari mendatang mengingat trend penderita semakin meningkat.
“Saya berharap menunggu hingga Pandemi kurvanya menurun, karena saat ini puncak melebihi diawal Pandemi, harus bersabar, vaksinkan sudah datang, mudah mudahan dalam waktu satu hingga dua bulan ini semua mendapat vaksin, sehingga kekebalan tubuh ada, mau tatap muka mau ada saja sudah tidak takut tertular dan tidak semakin menular seperti ini. Saat ini banyak orang tidak bermasker,” tandasnya. [van]