Lestarikan Warisan Leluhur, Kodim 0815 Gelar Festival Pencak Silat

Tampak dalam foto seorang pesilat sedang menunjukan kepiawaiannya dalam menguasai jurus pencak silat.

Mojokerto. Bhirawa
Guna melestarikan warisan budaya bangsa, juga meningkatkan kedekatan Prajurit TNI khususnya dari Kesatuan Komando Kewilayahan dengan segenap komponen masyarakat.

Kodim 0815/Mojokerto menggelar Festival Pencak Silat Performance di Pendopo Griya Paramitra Cikaran Jalan Gajah Mada Nomor 4 Kota Mojokerto. Kegiatan yang berlangsung minggu 19/07/2020.dari pagi hingga malam ini, dilakukan dalam rangka komunikasi Sosial Kreatif Kodim 0815 Mojokerto tahun anggaran 2020..

Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto, SH., senin 20/7/20 menjelelaskan, dihelatnya Festival Pencak Silat Performance yang bertema “Membentuk SDM Kreatif, Inovatif dan Adaptif”, ini bertujuan untuk menjalin komunikasi sosial yang sehat dan harmonis antara Prajurit TNI-AD khususnya komando kewilayahan dengan segenap komponen masyarakat.

Melalui perlombaan pencak silat ini diharapkan mampu meningkatkan tali silaturahmi antara Prajurit TNI dengan segenap komponen masyarakat yang ada di wilayah,” tegasnya.

Lebih jauh Pamen yang pernah menjabat Danyon Raider Khusus 752/VYS Sorong Papua Barat menegaskan, digelarnya festival (Pencak Silat) ini merupakan salah satu upaya untuk menjaga, melestarikan dan mengembangkan salah satu kebudayaan nasional warisan leluhur.

Mengingat pencak silat ini, salah satu kebudayaan nasional warisan leluhur yang telah memberikan sumbangsih dan memainkan peran dalam proses perjuangan melawan penjajah, sehingga harus dijaga, dilestarikan dan dikembangkan sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai nilai luhur budaya bangsa,”

Mengingat pencak silat itu s3ndiri memiliki beberapa aspek positif, diantaranya aspek mental spiritual, artinya mampu menanamkan ketaqwaan dan nilai nilai disiplin bagi yang menjalani. Berikutnya aspek seni budaya, seni bela diri dan aspek olah raga. “Tentunya featival ini, selain untuk melestarikan kebudayaan nasional, even ini juga sebagai tolok ukur prestasi bagi generasi muda yang dilandasi dengan karakter mental seperti disiplin, sportifitas dan semangat bela negara,” jelasnya.

Tak lupa, pria kelahiran Purbalingga Jawa Tengah ini mengingatkan, agar para peserta dan semua pihak yang include dalam event ini, untuk mematuhi protokol kesehatan, dengan menjaga jarak aman, memakai masker dan tidak berkelompok. “Patuhi Protokol Kesehatan yang sudah ditetapkan, mengingat kegiatan ini dilangsungkan ditengah Pandemi Covid-19,” pintanya.

Sementara itu pantauan di lapangan, Festival Pencak Silat Performance ini diikuti sejumlah Perguruan Pencak Silat se-Mojokerto Raya, untuk kategori remaja, umur 13 sampai dengan 17 tahun. Para Peserta Beregu diikuti 7 Perguruan, Ganda Putra 6 Perguruan dan Ganda Putri 7 Perguruan.

Hasil Festival Pencak Silat Performance ini, untuk Juara 1 Beregu diraih Perguruan Silat dari Kecamatan Pacet, Juara 1 Ganda Putra diraih Perguruan Silat dari Kecamatan Pacet dan Juara 1 Ganda Putri berhasil disabet Perguruan Silat dari Wilayah Kecamatan Kutorejo. Adapun para pemenang ini selanjutnya akan bertanding di Tingkat Korem 082/CPYJ sebagai Duta Kodim 0815/Mojokerto. (min)

Tags: