Libur Lebaran, Pantai Balekambang dan Pantai Ngeliyep Dikunjungi Ribuan Wisatawan

Pantai Balekambang, Desa Srigonco, Kec Bantur, Kab Malang, libur Lebaran selalu dipadati ribuan wisatawan dari beberapa daerah di Indonesia.(cahyono/Bhirawa).

Kab Malang, Bhirawa.
Selama libur Lebaran, sejumlah tempat wisata di wilayah Kabupaten Malang telah dipadati pengunjung untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriyah (H). Dan tidak hanya wisata buatan yang dipenuhi pengunjung, namun juga wisata alam, termasuk wisata pantai. Sedangkan wisata pantai tersebut berada di wilayah Malang Selatan (Masel) kabupaten setempat.

Sedangkan para pengunjung wisata tersebut tidak hanya warga lokal Malang Raya saja, tapi juga dari berbagai daerah di Indonesia. Karena mereka yang mudik Lebaran ke kampung halaman di Kabupaten Malang membawa sanak keluarga sebagian bukan warga asli kabupaten setempat. Rombongan wisatawan itu, tujuan utamanya berwisata di pantai. Sebab, keindahan Pantai Masel terkenal keindahannya, sehingga mereka menyempatkan diri berwisata pantai.

Kabupaten Malang memiliki banyak wisata pantai, diantaranya Pantai Balekambang, Ngeliyep, Sendangbiru, Modangan, Tiga Warna, Tamban, Bajulmati, Gua Cina, Sipelot, Air Terjun Wedi Putih, Lenggoksono, dan Pantai Wedi Awu. Seperti Pantai Balekambang, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, telah dikunjungi ribuan pengunjung selama libur Lebaran pada tahun 2024 ini.

“Peningkatan jumlah pengunjung di Pantai Balekambang sejak hari Jumat (12/4) atau H+3 Lebaran. Pengunjung memadati spot-spot yang berlatar belakang keindahan panorama air laut, dan juga banyak berkumpul di hamparan pasir putih,” kata Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Jasa Yasa Kabupaten Malang HR Djoni Sujadmoko, Senin (15/4), kepada Bhirawa.

Menurut dia, para pengunjung Wisata Pantai Balekambang juga didominasi anak-anak, yang mana mereka menikmati pasir pantai untuk bermain bersama keluarganya. Dan pihaknya tetap memberikan penjagaan serta pengawasan kepada para pengunjung untuk keselamatan mereka, dan agar merasa aman dalam menikmati keindahan Pantai Balekambang. Karena karakter gelombang air laut di wilayah Pantai Masel tinggi, sehingga pengawasan dari penjaga pantai dan dibantu para relawan Search And Rescue (SAR), serta Polisi Air dan Udara (Polairud) Polres Malang dan TNI Angkatan Laut, terus melakukan pengawasan.

Selain itu, lanjut Djoni, pihaknya juga selalu memberikan peringatan kepada para pengunjung pantai agar mematuhi rambu-rambu yang sudah terpasang dibeberapa titik agar tidak mandi di laut. Hal itu karena akan membahayakan pengunjung, gelombang tinggi datangnya tiba-tiba, sehingga akan mengancam jiwa para wisatawan. “Boleh bermain di tepi pantai, dan putra-putrinya selalu dijaga agar tidak mandi di laut. Dan himbauan itu selalu disampaikan oleh penjaga pantai, baik dengan menggunakan microfon maupun pengeras suara,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, dia juga menyebutkan, jika jumlah pengunjung yang masuk ke Pantai Balekambang sejak hari Jumat (12/4) hingga Minggu (14/4), totalnya mencapai 16.828 orang. Sedangkan untuk pengunjung Pantai Ngeliyep, Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang mencapai 3.330 orang. Sedangkan kedua pantai tersebut hingga saat ini dikelola Perumda Jasa Yasa. “Kedua pantai itu juga merupakan pantai yang banyak dikunjungi wisatawan, terutama Pantai Balekambang, yang menjadi pantai terfavorite di Kabupaten Malang,” tutur Djoni.

Sementara itu, Kepala Satuan (Kasat) Polairud Polres Malang AKP Slamet Subagyo menyampaikan, jika pihaknya juga terus menggelar patroli pemantauan keselamatan bagi para wisatawan pantai. Dan untuk mengantisipasi keselamatan para pengunjung, petugas juga melakukan patroli berkala dengan menggunakan speed boat, untuk mengingatkan agar wisatawan berhati-hati dan tidak melakukan mandi di laut. Sebab, gelombang air laut di pesisir Pantai Malang Selatan tinggi, sehingga bisa membahayakan jiwa para pengunjung pantai.

“Untuk saat ini, cuaca maritim terpantau cerah serta kecepatan angin 5-8 knot dan ketinggian ombak 0,5 sampai 1 meter. Meski, cuaca di pesisir Pantai Masel cukup normal, namun tetap harus waspada terjadinya gelombang tinggi,” ujarnya. (cyn.hel).

Tags: