Liponsos Membludak, Panti Asuhan Swasta Bantu Menampung

Pimpinan-PA.-Pelayanan-Kasih-Hendrini-Sekar-Sari-kiri-saat-mendampingi-beberapa-orang-jompo-yang-barusan-di-ambil-di-Liponsos-Keputih-Surabaya-Kamis-104.- [geh/bhirawa]

Pimpinan-PA.-Pelayanan-Kasih-Hendrini-Sekar-Sari-kiri-saat-mendampingi-beberapa-orang-jompo-yang-barusan-di-ambil-di-Liponsos-Keputih-Surabaya-Kamis-104.- [geh/bhirawa]

Surabaya, Bhirawa
Beberapa Panti Asuhan di Surabaya bekerja sama dengan Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Keputih, Surabaya. Kerja sama antara lain dengan menukar pasien dengan pasien Panti Asuhan (PA) di Surabaya.
Ketua Panti Asuhan Pelayanan Kasih, Hendrini mengatakan, pihaknya bisa mengambil orang-orang PMKS yang ada di Liponsos Surabaya. Seperti Kamis(10/4) kemarinĀ  ada 10 orang jompo yang diambil untuk di rawat di Panti Asuhan tersebut.
“Di sini akan kita bina dan beri pelatihan-pelatihan, meskipun di sini tempatnya tidak mewah tapi saya bangga karena kita bisa berikan kasih sayang kepada mereka. Kita bisa mengayomi mereka dengan apa yang kita mampu,” tuturnya.
Kalau di jalan, tambah Bu Hartono sapaan akrab Hendrini, ada orang terlantar itu langsung diambil. Dan menampungnya di tempat yang berada di Simpang Darmo Permai Selatan XV di YPTC Pelayanan Kasih.
” Di panti asuhan Pelayanan Kasih ini ada 72 orang dari bayi sampai dewasa dan 95 jompo, dan pengasuh ada 22 orang dan itu juga kita ambil dari orang-orang yang gak mampu, agar pengasuh ini bisa menghidupi keluarganya,” tambahnya.
Kepala UPTD Liponsos, Sri Supatmi mengatakan, mengucapkan terima kasih kepada Panti Asuhan yang berada di Surabaya. Karena di Liponsos Keputih ini masih dibilang overload karena masih diatas 1000 penghuni Liponsos.
“Kami sangat senang mas, atas kerja sama dengan Panti Asuhan di Surabaya yang swasta dengan mengambil penghuni kami dan menampungnya di Panti Asuhan yang dia miliki, kami selaku kepala disini mengucapkan terima kasih karena juga membantu pemerintah, karena penghuni di Liponsos masih 1382 jiwa. Itu sudah dipulangkan sama Ibu Risma beberapa hari yang lalu, ” ucap Sri Supatmi.
Sri Supatmi menambahkan, bahwa setiap bulan akan ada pemulang bagi PMKS penghuni Liponsos. Karena di Liponsos sendiri masih cukup banyak, dan bulan depan rencana yang aka nada pemulangan lagi.
“Bu Risma sudah bilang pada saya mas, bahwa bulan depan harus ada pemulangan lagi. Dan ini saya masih mendata penghuni yang akan kami pulangkan besok yang benar-benar sembuh,” tuturnya.
Rencana yang akan kami pulangkan banyak dari penderita psikotik karena alamatnya sudah jelas, tapi yang jadi kendala nanti alamatnya banyak yang di luar Surabaya, bahkan ada yang dari luar pulau, karena yang asal Surabaya alamatnya masih belum jelas,” yang dipulangkan bulan depan paling banyak dari penderita psikotik (orang gila) tapi kebanyakan alamatnya banyak yang di luar Surabaya,” tambahnya. [geh]

Tags: