Lolos Passing Grade, 600 Pelamar CPNS Pemprov Jatim Ikuti Tes Ulang

Pemprov, Bhirawa
Sebagian dari peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS di lingkungan Pemprov Jatim merupakan pelamar yang mendaftar tahun 2018 lalu. Mereka telah berhasil memenuhi passing grade namun gagal lolos CPNS.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim Nurcholis menuturkan, terdapat peserta SKD CPNS tahun ini yang merupakan pelamar tahun 2018. Mereka adalah peserta yang berstatus P1/TL. Status tersebut merupakan peserta yang berdasarkan Permenpan-RB 37 tahun 2018 telah memenuhi ambang batas SKD dan lolos hingga tiga besar pada masing-masing formasi yang dibuka.
Kendati para pelamar tersebut tidak diwajibkan untuk mengikuti SKD berbasis Commputer Assisted Test (CAT), sebagian besar memilih untuk mengulang tesnya. Di Pemprov Jatim, total peserta SKD yang berstatus P1/TL sebanyak 677 orang. Di antara peserta tersebut, 600 di antaranya mengikuti tes ulang tahun ini. “77 tiduk ikut tes lagi karena mungkin sudah percaya diri dengan nilai yang mereka dapatkan sehingga tidak perlu tes lagi,” tutur Nurcholis, Rabu (5/2).
Untuk diketahui, total peserta SKD yang melamar CPNS di lingkungan Pemprov Jatim sebanyak 54.600 peserta. Mereka akan dites menggunakan sistem CAT di Graha Unesa, Lidah Wetan, Surabaya dengan kapasitas 600 peserta per sesi. Dalam SKD CPNS, terdapat tiga kompetensi utama yang diujikan. Di antaranya ialah Tes Intelegensia Umum (TIU) dengan skor minimal 80, Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 65, dan Tes Karakteristik Pribadi 126.
Lebih lanjut Nurcholis menjelaskan, peserta dengan status P1/TL diberikan peluang menggunakan nilai terbaik pada SKD 2019 atau SKD 2020. Mereka juga memiliki pilihan untuk mengikuti tes ulang atau tidak. Jika mengikuti tes ulang, maka mereka berkesempatan untuk memperbaiki nilai SKD. “Namun, jika tidak mengikuti tes, nilai yang dipakai adalah nilai lama. Kalau setelah tes ulang nilainya lebih kecil, maka otomatis nilai tertinggi yang akan dipakai,” pungkas Nurcholis.
Ketentuan peserta P1/TL tetap harus memenuhi kualifikasi pendidikan sesuai formasi jabatan yang dilamar pada 2019 dengan formasi jabatan pada seleksi tahun 2018. Tahun ini, tercatat sedikitnya ada 1.817 formasi yang dibuka di Pemprov Jatim. Formasi itu terbagi untuk 1.133 lowongan tenaga guru, 322 lowongan tenaga kesehatan dan 362 lowongan tenaga teknis. [tam]

Tags: