Lomba Perpustakaan Umum Terbaik, Kini Mengerucut Enam Nominator

Pemprov, Bhirawa
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Lomba Perpustakaan Umum Terbaik (Desa/Kelurahan) Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2020.
Kegiatan ini untuk menumbuhkembangkan minat dan kegemaran membaca melalui bacaan atau buku-buku dalam membangun karakter kecerdasan dan inovasi masyarakat
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur, Abdul Hamid mengatakan, dari hasil penilaian secara administrasi tim juri, kini telah ditetapkan enam nominator pemenang lomba.
Ke enam nominator tersebut yaitu Perpustakaan “Lentera Desa” Desa Buluagung Kecamatan Karangan Kabupaten Trenggalek, Perpustakaan Desa Manuk Kecamatan Siman Kabupaten Ponorogo, Perpustakaan “Yamuyasi” Desa Kedungsumur Kecamatan Krembung Kabupaten Sidoarjo.
Kemudian juga ada Perpustakaan “Tunas Bangsa” Desa Ploso Kecamatan Selopuro Kabupaten Blitar, Perpustakaan “Sumber IImu” Desa Labruk Kidul Kecamatan Sumbersuko Kabupaten Lumajang, dan Perpustakaan “Maju Lancar” Desa Bandar Kecamatan Bandar Kabupaten Pacitan.
“Untuk itu, pada enam nominator diwajibkan melaksanakan tahapan penilaian berikutnya, yaitu Presentasi Profil Perpustakaan dengan Program Kegiatannya ,pada saat Tim Juri visitasi di lokasi,” katanya, kemarin.
Untuk jadwal visitasi, lanjutnya, Perpustakaan “Yamuyasi” Desa Kedungsumur Kecamatan Krembung Kabupaten Sidoarjo pada Kamis (25/6), Perpustakaan “Sumber IImu” Desa Labruk Kecamatan Sumbersuko Kabupaten Lumajang Jumat (26/6), Perpustakaan “Maju Lancar” Desa Bandar Kecamatan Bandar Kabupaten Pacitan Senin (29/6),
Kemudian Perpustakaan Desa Manuk Kecamatan Siman Kabupaten Ponorogo Selasa (30/6), Perpustakaan “Tunas Bangsa” Desa Ploso Kec. Selopuro Xabupaten Blitar Rabu (1/7) Perpustakaan”Lentera Desa” Desa Buluagung Kec. Karangan Kabupaten Trenggalek Kamis (2/7).
Dijelaskan Hamid, untuk tata tertib yang diperhatikan yaitu Kepala Perpustakaan diberi waktu presentasi max 15 menit; Presentasi tidak melibatkan masyarakat (termasuk yel-yel); Tim Juri meminta penjelasan atau klarifikasi dari presentasi; Kunjungan ke perpustakaan dan impactnya.
Selain itu, tidak perlu melibatkan masyarakat dalam kegiatan ini. “Kegiatan presentasi diadakan dengan menggunakan Protokol Kesehatan yang ditetapkan Pemerintah dalam masa Pandemi Covid- 19,” katanya. [rac]

Tags: