LTMPT Perpanjang Masa Sanggah SNMPTN

Surabaya, Bhirawa
Masa sanggah bagi sekolah untuk memperbaiki data dalam penentuan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2021 diperpanjang hingga 7 Februari mendatang. Sebelumnya, Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi ( LTMPT), menjadwalkan masa sanggah akan berakhir hari ini, 15 Januari 2021.
Kordinator Humas LTMPT 2021, Ismaini Zain mengatakan, perpanjangan waktu sanggah diberikan hingga 7 Februari, pukul 15.00 WIB. Perpanjangan ini untuk memberi kesempatan kepada sekolah yang belum selesai melakukan perbaikan data di Pusdatin-Dapodik.
“Data yang diinput oleh sekolah ini akan mempengaruhi jumlah siswa eligible atau siswa yang memenuhi syarat untuk mendaftar SNMPTN 2021. Jadi kami memperpanjangnya,” ujar dia, Kamis (14/1).
Pengumuman terkait kuota SNMPT poin telah disampaikan oleh LTMPT pada 28 Desember 2020 dan dapat diakses melalui situs resmi LTMPT di menu SNMPTN, kemudian dilanjutkan memilih sub-menu Kuota Sekolah. Di samping itu, untuk memperlancar pemutakhiran data sekolah, LTMPT menghapus tombol Simpan Permanen.
“Sekolah dapat melakukan pemutakhiran data di portal LTMPT melalui tombol Perbarui Data,” ujarnya.
Iapun mengimbau, bagi sekolah yang datanya belum sesuai diminta untuk tetap mengikuti prosedur yang sudah ditentukan.
“Sekolah diharapkan tidak melakukan finalisasi sebelum memastikan telah melakukan pemutakhiran data di portal LTMPT atau data di portal LTMPT harus sama dengan data di verval dapodik atau pusdatin Kemendikbud,” tegasnya.
Setelah masa sanggah, akan ada proses verifikasi, finalisasi, serta pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Sementara untuk sekolah yang belum membuat akun LTMPT, wajib membuatnya melalui lamanhttps://portal.ltmpt.ac.id/reg/sekolah.
Sekolah juga perlu menentukan calon peserta yang bisa mendaftar SNMPTN, berdasarkan data kuota yang telah diumumkan LTMPT.
Selain sekolah, siswa juga perlu membuat akun LTMPT di laman https://portal.ltmpt.ac.id/reg/siswa. Hingga hari ini data yang masuk di LTMPT, untuk jumlah siswa eligible yang telah terdaftar sebanyak 64.402 siswa, sedangkan sekolah yang telah melakukan finalisasi siswa eligible sebanyak 729 lembaga. [ina]

Rate this article!
Tags: