Maksimalkan Inpres, Pemkot Batu Terbitkan Perwali No78 tahun 2020

Guna memperluas informasi terkait inpres No.6 tahun 2020, Pemkot Batu akan memasang papan informasi di setiap sudut keramaian massa.

Kota Batu, Bhirawa
Pemkot Batu berkomitmen agar Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 tahun 2020 bisa terlaksana optimal di Kota Batu. Karena itu, Selasa (25/8), pemkot mengeluarkan Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 78 tahun 2020. Perwali ini mempertegas pelaksanaan peningkatan disiplin dan penegakan protokol kesehatan dalam pencegahan dan penanganan Covid-19 di Kota Wisata.
Wali Kota Batu Dra Hj Dewanti Rumpoko MSi menegaskan, Perwali Nomor 78 Tahun 2020 ini untuk melaksanakan Inpres Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona.
“Selain itu juga untuk melaksanakan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Penyusunan Peraturan Kepala Daerah maka Pemkot mengeluarkan dan menetapkan Peraturan Wali Kota ini,” ujar Dewanti.
Ia menegaskan, pihaknya tak mau kompromi dengan pelanggar Inpres No 6 tahun 2020 yang telah dicanangkan di Kota Batu. Bagi warga yang kedapatan tidak mematuhi protokol kesehatan akan dilakukan penyitaan KTP dan bagi perusahaaan akan dicabut izin usahanya.
“Akan ada sanksi tegas bagi yang melanggar protokol kesehatan di Kota Batu. Mulai dari peringatan lisan dan tertulis hingga penyitaan KTP. Sedangkan bagi perusahaan yang membandel akan di cabut izin usahanya,” tambah Dewanti.
Sehari sebelumnya Kota Batu telah mencanangkan penegakan Inpres No.6 tahun 2020. Pemkot melakukan sosialisasi kepada masyarakat relatif pelaksanaan Inpres ini, bahkan TNI- Polri dan ASN sudah turun lapangan memberikan peringatan kepada masyarakat.
Guna memperluas akses informasi terkait inpres No 6 tahun 2020, Pemkot Batu akan memasang papan informasi yang berisi peringatan penerapan protokol kesehatan di setiap sudut keramaian massa. Dewanti juga menyebut, sanksi sosial yang diberlakukan bagi pelanggar protkes juga kurang efektif, seperti membaca teks pancasila maupun menyanyikan lagu wajib nasional. Itu sebabnya sanksinya perlu ditingkatkan ke penyitaan KTP dan penutupan tempat usaha bagi perusahaan yang melanggar.
Sementara, Kapolres Batu, AKBP Harviadhi Agung Prathama mengatakan dalam pelaksanaan Inpres No.6 Tahun 2020, pihaknya akan menerjunkan sebanyak 90 personil. Personel tersebut terdiri dari, 30 personil Polres Batu, 30 personil Kodim, dan 30 Satpol PP. Hal ini dimulai terhitung 24 Agustus sampai 24 September mendatang.
“Kami bersama TNI-Polri siap mendukung pengawasan protokol kesehatan yang sekarang sedang dilaksanakan oleh pemerintah, termasuk mengefektifkan penegakan aturan protokol kesehatan sekaligus mengawalnya,” ujar Kapolres. [nas]

Tags: