Manjakan Pengunjung Alun-alun, Pemkab Probolinggo Sediakan Air Siap Minum

Pemkab sediakan air siap minum di alun-alun Kraksaan.[wiwit agus pribadi/bhirawa]

Pemkab Probolinggo, Bhirawa
Pengunjung Alun-alun Kota Kraksaan kini semakin dimanjakan dengan adanya tambahan fasilitas layanan berupa Stasiun Air Siap Minum yang tersedia pada beberapa sisi Alun-alun. Dengan fasilitas tersebut para pengunjung saat ini tidak perlu khawatir lagi jika kehabisan atau tidak sempat membawa botol tumbler air minum dari rumah manakala sedang mengunjungi Alun-alun Kota Kraksaan.
Untuk menemukan keberadaan fasilitas layanan ini tidaklah sulit, 3 (tiga) unit kran lengkap dengan wastafel penampungnya ini ditempatkan pada 3 (tiga) titik lokasi strategis. Yakni 2 (dua) unit pada sisi selatan alun-alun dan 1 (satu) unit pada sisi barat alun-alun (depan Masjid Agung Ar-Raudlah). Warna dan desainnya yang cukup mencolok juga mudah dijumpai.
Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Probolinggo Gandhi Hartoyo, Minggu 19/1/2020 mengemukakan inovasi layanan publik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo yang mulai difungsikan pada momentum peringatan Hari Jadi ke-10 Kota Kraksaan sebagai ibukota Kabupaten Probolinggo ini selain untuk memenuhi kebutuhan air minum bagi pengunjung alun-alun, juga sebagai upaya mengurangi produksi sampah plastik air dalam kemasan.
Sedangkan untuk air yang dialirkan ke kran Gandhi menyebutkan berasal dari sumber mata air dengan kedalaman 120 meter. Sebelum dialirkan menuju kran minum air tersebut telah melalui sistem penyaringan pada komponen peralatan mesin yang ada pada masing-masing stasiun.
“Untuk menjamin kualitas dan kelayakan air minum, setiap awal bulan kami melakukan uji laboratorium yang dilakukan oleh tenaga teknis pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo bersama person dari Provinsi Jawa Timur. Manfaatkan, nikmati dan jaga fasilitas ini. Jangan lupa tutup kran setelah selesai digunakan,” kata Gandhi Hartoyo.
Belum sepekan Stasiun Air Siap Minum ini difungsikan namun sudah cukup banyak didatangi dan dimanfaatkan pengunjung dari berbagai kalangan. Ada yang langsung diminum, ada pula yang menampungnya dahulu pada tumbler bawaan mereka masing-masing.
“Baru kali ini kami mengambil air siap minum di sini. Kualitas airnya sangat bagus, menyegarkan dan layak untuk di minum,” kata Siti Fatimah, seorang guru pada sekolah TK PGRI Kecamatan Besuk yang sedang mengambil air minum bersama buah hatinya.
Fatimah dan rekan-rekannya mengaku senang sekaligus terbantu dengan ketersediaan air siap minum itu. Selain itu katanya, dibanding dengan yang sebelumnya suasana Alun-alun Kota Kraksaan saat ini jauh lebih nyaman dan menyenangkan.
“Apalagi fasilitas permainan anak-anak semakin lengkap, air mancurnya juga keren dan menakjubkan ditambah adanya stasiun air siap minum ini. Semoga kedepannya Alun-alun Kota Kraksaan tambah bagus lagi,” harapnya.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Probolinggo, Prijono menyampaikan, nantinya Alun-alun Kota Kraksaan dibuat tanpa pagar yang mengelilingi. Oleh karenya, perbaikan dimulai dengan membongkar pagar. Jadi alun-alun itu lebih mencerminkan sebagai taman aktif dan terbuka. Sehingga masyarakat yang berkunjung tidak ada batasan waktu, baik siang maupun malam,” kata Prijono.
Paseban dan tempat duduk di depan Alun-alun. Sebab dua fasilitas menurutnya, merusak dan menggangu pandangan mata. Itu diperbaiki menjadi lebih elegan lagi. Demikian pula pada atap paseban, juga dipermak agar nampak lebih mempesona. Selain itu, lampu penerang juga diganti dan ditambah juga, tutur dia.
Fasilitas itu dibangun Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Kabupaten Probolinggo. Ada 3 unit air siap minum di areal Alun-alun Kraksaan. Sebesar Rp 180 juta digelontorkan PDAM untuk memberikan layanan air bersih siap minum gratis tersebut kepada pengunjung.
Fasilitas publik air siap minum ini merupakan pembangunan yang dilakukan menggunakan anggaran tahun 2019. Pembangunannya dikerjakan bersamaan dengan renovasi Alun-alun Kraksaan. Dana sekitar Rp 180 juta yang diambil dari anggaran tahun lalu, kami bangun sebanyak 3 unit yang kami letakkan sebanyak 2 unit di alun-alun sisi sebelah selatan dan 1 unit di sisi timur Masjid Agung Ar-Raudloh, ujar Kabag Hubungan dan Langganan PDAM Hari Supriyanto.
Menurutnya, anggaran tersebut sudah dinilai wajar karena fasilitas dan kualitas air yang diberikan sudah sangat layak. Dimana penyediaan air bersih siap minum di sekitar alun-alun ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan kepada masyarakat ketika sedang berkunjung. Air yang telah tersedia dan siap dimanfaatkan oleh masyarakat ini diklaim sama dengan air mineral dalam kemasan.
Air siap minum ini melalui 3 kali proses penyaringan. Kualitasnya sama dengan air mineral dalam kemasan yang siap untuk dimanfaatkan oleh masyarakat dan kebersihannya pun juga kami jamin, paparnya.
Peningkatan kenyamanan pelayanan fasilitas publik turut diupayakan oleh PDAM. Pihaknya merencanakan bahwa tahun ini penyediaan air bersih siap minum untuk fasilitas publik akan dibangun di beberapa titik.
Kami rencanankan di tahun ini akan dibangun beberapa unit air bersih siap minum di Mal Pelayanan Publik (MPP) Dringu. Rencana ini masih dimatangkan termasuk lokasi lain yang bisa dibangun fasilitas seperti ini untuk peningkatan kenyamanan masyarakat, tambahnya.(Wap)

Tags: