Mantan Ketua BPD Situbondo Polisikan Ketua BPD

Hukum-dan-penegakan-hukumSitubondo, Bhirawa
Desa Agel, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo, kembali bergolak, kemarin. Kali ini mantan Ketua BPD, Naryoto alias Haji Abrori, melaporkan Ketua BPD Martoso ke Mapolres Situbondo. Ketua BPD Martoso dilaporkan telah menggelapkan dana stimulant milik Haji Abrori tahun 2013. Dalam laporannya ke Mapolres Situbondo, Haji abrori mengaku mendapatkan dana stimulan melalui ADD sebesar 627 ribu rupiah.
Namun sayang, meski dirinya tidak pernah mengambil dana tersebut, di dalam SPJ ADD tahun 2013 tidak ada Sisa lebih penggunaan anggaran. Padahal, kata Haji Abrori, ia semula  mengira tandatangannya dipalsukan. “Namun setelah dikroschek ternyata memang tidak ada sisa lebih anggaran ADD,” kata Haji Abrori.
Ironisnya, SPJ ADD di Desa Agel malah diterima Pemkab Situbondo, dengan mencairkan dana ADD tahun 2014. Padahal Haji Abrori mengaku tidak pernah menandatangani dana stimulant sewaktu dirinya menjabat Ketua BPD Agel. Menurut Haji Abrori, nilai dana stimulant yang diduga digelapkan memang tidak seberapa. “Namun jika kasus semacam ini terus dibiarkan, akan berdampak buruk terhadap jalannya roda Pemerintahan,” tegas H Abrori lagi.
Dikonfirmasi terpisah, Ketua BPD Agel Martoso, mengaku tidak pernah menggelapkan dana stimulai mantan Ketua BPD. Bahkan Martoso mengaku siap melaporkan balik ke Polisi, karena nama baiknya telah dicemarkan. Menurut Martoso, mantan Ketua BPD itu seharusnya lebih dulu konfirmasi ke Timlak ADD, bukan langsung melaporkannya ke polisi. Sebab dirinya telah menyerahkan sisa dana stiumulant itu kepada Timlak, beberapa waktu lalu. [awi]

Tags: