Masa Kedaluwarsa Vaksin Sinovac 25 Maret 2021, Menkes Harus Lebih Prima

Jakarta, Bhikrawa.
Vaksin Sinovac tahap pertama akan keduluwarsa pada 25 Maret 2021 ini. Maka penting untuk segera melakukan vaksinasi secara cepat dan masif, dengan memastikan pengiriman vaksin segera sampai ketangan unit pelayanan di seluruh Indonesi. 

“Menteri Kesehatan hendaknya memastikan skema pendistribusian vaksin Sinovac hingga ke titik daerah terpencil hingga terluar Indonsia, berjalan lancar. Bantuan dan kerjasama dengan Pemda setempat, perlu diutamakan, agar vaksin terkirim dan diterima tepat waktu sehingga tidak sampai kedaluwarsa,” ujar Wakl Ketua DPD RI  Sultan Najamudin, akhir pekan.

Dikatakan, kondisi geografis  Indonesia yang berbentuk jajaran kepulauan, serta ketersediaan industri rantai dingin (cold chain)  dalam negri, masih sangat minim. Kedua hal ini menjadi tantangan tersendiri dalam pendistribuian vaksin Sinovac. 

Skema distribusi vaksin, kata Sultan, harus tepat sasaran dan mempertimbangkan skala prioritas. Bahwa prioritas ya harus disesuaikan dengan daerah penerima serta klaster masyarakat yang akan divaksin. Dua hal itu merupakan salah satu indikator yang dpakai dalam perencanaan vaksinasi.

“Harus ada skala prioritas serta spesimen khusus, terhadap pendistribusian vaksin. Agar tiap tahap vaksin yang datang, dapat tepat waktu dan tepat sasaran,” tambah mantan Wagub Sultan Najamudin.

Disebutkan, generasi kita memang tidak punya pengalaman subyektif terhadap penanganan bencana kemanusiaan dalam bentukpandemin seperti ini. Tapi cara kita dalam menyikapinya, akan menunjukkan sejauh mana kualitas birokrasi pemrintah kita. Ini berbanding lurus.

“Pandemi Covid-19 kali ini, telah mengajarkn  banyak hal yang mesti kita evaluasi sebagai bahan kajian, kedepan. Khususnya cara hidup bernegara, kita,” imbuh Sultan Najamudin. [ira]

Tags: