Masuki Masa Tenang, Bawaslu Situbondo Gelar Patroli Cegah Politik Uang

Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Situbondo, Fitrianto (berkaos) saat memberikan penjelasan kegiatan masa tenang kepada wartawan, Senin (12/2). (sawawi/bhirawa)

Situbondo, Bhirawa
Memasuki masa tenang tahapan pemilu, Bawaslu Kabupaten Situbondo memiliki beberapa agenda penting. Diantaranya menggelar patroli pengawasan pada hari pertama dengan pembersihan terhadap alat peraga dan bahan kampanye di seluruh wilayah Kabupaten Situbondo. Selain itu juga fokus berkoordinasi dengan stakeholder terkait, termasuk juga dengan penyelenggara teknis KPU dan semua jajaran. Sisanya melakukan pengawasan pembersihan manakala terdapat tempat yang belum dibersihkan oleh peserta pemilu.

Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Situbondo, Fitrianto mengatakan, memasuki masa tenang pihaknya fokus dengan patroli pengawasan dan fokus pada bentuk aktivitas kampanye lainnya. Tentunya, aku Fitro- panggilan akrabnya, selain pembersihan APK, pada masa tenang ini tidak boleh ada aktivitas kampanye dalam bentuk apapun. Oleh karena itu, sambung Fitro- pengawasan terkait adanya kegiatan yang dapat dipersepsikan sebagai kegiatan kampanye itu juga menjadi salah satu fokus yang di lakukan pihak Bawaslu.

“Untuk fokus ketiga adalah pengawasan terkait dengan konten-konten yang ada di media yang bisa dimaknai sebagai kampanye. Ini kami bekerjasama dengan pihak pengawasan,” tandas Fitri.

Fitri melanjutkan, terkait dengan pengawasan di media elektronik maupun media cetak serta di media sosial, Bawaslu akan melakukan patroli anti politik uang bersama sentra Gakkumdu Kabupaten Situbondo. Diketahui, tutur Fitri, sampai hari ini proses masih terus berjalan. Diharapkan ke depan pada masa tenang, aku dia, menjadi masa yang tidak boleh ada aktivitas kampanye.

“Ya kami berharap ini bisa dipatuhi oleh peserta pemilu yang ada di Kabupaten Situbondo. Termasuk dipatuhi oleh partai politik maupun tim pasangan calon maupun tim dari DPC,” pinta Fitri.

Dia melanjutkan, jika Bawaslu menemukan adanya indikasi kampanye di masa tenang, sesuai instruksi Nomor 5 yang disampaikan oleh Bawaslu RI, jika terdapat dugaan kampanye pada masa tenang, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan akan diberi sanksi. Misalnya, sebut Fitri, masih diketahui terdapat APK yang masih terpasang maupun tersebar di wilayah Kabupaten Situbondo akan dilakukan pembersihan.

“Selain itu hal-hal yang bersifat pencegahan juga dilakukan kepada seluruh peserta pemilu di Kabupaten Situbondo,” ujar Fitro-.

Masih kata Fitro, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 tahun 2023 pasal 5 ayat 2 bahwa peserta dan atau tim kampanye itu dilarang menjanjikan memberi uang atau materi lainnya pada masa tenang terhitung mulai sejak 11-13 Februari tahun 2004. Jika ada pelanggaran terhadap ketentuan ini, aku Fitro, akan ada sanksi pidana dan juga denda. Bagaimana jika itu yang melanggar masyarakat umum apakah juga bisa dikenakan pasal tersebut Kata Fitrio akan dilihat kasus per kasus karena berbeda-beda dan juga melihat peristiwanya.

“Apakah kemudian memenuhi unsur pasal 53 ayat 2 atau tidak. Nah jika memenuhi kajian seperti diatur dalam ketentuan pidana, tentu hal itu akan diproses melalui sentra Gakkumdu,” pungkas Fitro. (awi)

Tags: