Melirik Peluang Bisnis Properti

Judul :┬áRahasia Sukses Membangun Kekayaan Melalui Bisnis Properti “Kost”
Penulis : Iwan Kenrianto
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, Jakarta
Cetakan : Pertama, 2018
Tebal : 130 Halaman
ISBN : 9786020387215
Peresensi : Untung Wahyudi
Penulis lepas, tinggal di Sumenep

Saat ini, hunian atau tempat tinggal adalah salah satu kebutuhan penting bagi seseorang, khususnya kost-an yang lazim disewa oleh para pendatang. Tak sedikit para perantau dari luar kota yang berburu informasi berupa penyewaan kost atau tempat tinggal yang layak dan nyaman.
Hal ini bisa jadi peluang bagi siapa saja yang ingin membangun investasi lewat bisnis properti kost yang sudah banyak dilirik oleh para pengembang bisnis properti. Lewat buku Rahasia Sukses Membangun Kekayaan Melalui Bisnis Properti “Kost”, Iwan Kenrianto membedah rahasia bagaimana membangun bisnis di bidang properti kost.
Iwan menjelaskan, investasi properti adalah salah satu jenis investasi yang populer di masyarakat. Selain dipercaya harganya akan selalu naik, properti juga dapat menjadi mesin cash flow (passive income) seperti properti kost atau hotel.
Langkah pertama yang perlu dilakukan oleh seseorang yang ingin terjun ke dunia bisnis properti adalah membangun mindset. Properti sering kali dipercaya sebagai media investasi yang sangat baik, karena harganya terus meningkat dan bisa mendatangkan hasil bila disewakan. Namun, perlu kita ketahui, ketika properti itu disewakan, maka dia bersifat sebagai aset, dan ketika propertinya dibiarkan begitu saja maka bersifat liabilitas.
Apa perbedaan aset dan liabilitas? Aset adalah apa pun yang memasukkan uang ke kantong kita tanpa kehilangan kepemilikan. Seperti rumah yang disewakan, mobil yang direntalkan, ataupun royalti dari lagu dan buku yang kita jual. Sedangkan liabilitas adalah apa pun yang mengeluarkan/menarik uang dari kantong kita. Contohnya rumah yang kita tempati ataupun mobil yang hanya terparkir di garasi mobil kita, tidak akan menghasilkan uang namun justru menambah pengeluaran seperti pajak tahunan, biaya-biaya perbaikan dan kebersihan (hlm. 21).
Pendanaan adalah hal yang perlu dipikirkan sebelum membangun bisnis properti kost. Pada umumnya, permasalahan yang sering terjadi bukan saja bagaimana menemukan properti kost yang hot deal, tetapi biasanya justru cenderung bagaimana kita bisa mendapatkan pendanaan untuk mengakuisisi properti kost tersebut.
Bank bukan satu-satunya sumber pendanaan untuk membangun bisnis di bidang ini. Ada beberapa sumber yang bisa digunakan antara lain: dana pribadi (cash keras), dana IMF (Istri, Mertua, dan Famili), Dana Rekan Bisnis (Konsorsium) / saweran, dan lembaga keuangan non bank (Koperasi Simpan Pinjam/BPR), dana bank (KPR/KI/KMK/KUR), dana kredit fasilitas kantor (pensiunan/BPJS), dan lainnya.
Setelah mendapat informasi tentang pendanaan, yang perlu dilihat adalah berbagai kemungkinan investasi properti kost yang bisa kita wujudkan. Tentunya kita bisa mengombinasikan beberapa sumber pendanaan alternatif di atas. Kita juga perlu menghitung, kombinasi manakah yang akan lebih memberikan keuntungan paling optimal dengan risiko yang lebih minimal dan bisa kita kendalikan (hlm. 53).
Rahasia membangun bisnis properti kost yang dibahas penulis dalam buku ini begitu informatif dan inspiratif bagi siapa pun yang tertarik membangun usaha di bidang properti. Buku dilengkapi dengan informasi penting bagaimana membangun hunian yang nyaman, prospektif, dan mampu bersaing di tengah menjamurnya bisnis kost di masyarakat.

———– *** ————-

Rate this article!
Tags: