Menaker Ida Fauziyah Pastikan BSU Utuh Tak Dipotong

Penyaluran BSU Skema Burekol Lancar
Jakarta, Bhirawa.
Menaker Ida Fauziyah memastikan, tidak ada pemotongan pada Bantuan Subsidi Upah (BSU). Hal tersebut ditelusur Menaker dari hasil monitoring dengan dialog dan evaluasi terkait penyaluran BSU di sejumlah perusahaan, antara lain di Cilegon-Banten, pada akhir pekan.

“Kehadiran saya beserta rekan-rekan dari Kemnaker, ingin terus memastikan penyaluran BSU 2021 ini, lancar. Dipastikan, tidak ada pemotongan sepeser pun. Baik untuk biaya adminstrasi dan lain-lain nya,” ungkap Ida.

Menaker Minta, seluruh bank Himbara (Himpunan Bank-Bank Negara) yang telah di amanatkan oleh pemerintah guna menyalurkan BSU. Memonitor terus penyaluranBSU maupun rekapitulasi data yang telah disalurkan. Sesuai hasil screening yang dilakukan Kemnker sebelum nya.

Di Cilegon,Menaker menyaksikn Pembukaan dan aktivasi Rekening Kolektif (Burekol) bagi penerima BSU 2021. Untuk pekerja/buruh sektor jasa transportasi di PT Cilegon Raya Utama Motor.

“Hari ini, saya menyaksikan pembukaan dan aktivasi Burekol, yang difasilitasi oleh BRI. Alhamdulillah, dari data jumlah pekerja sebanyak 91 orang di perusahaan ini, 58 orang diantaranya, telah menerima BSU,” ucap Idam

Dia meminta, perusahaan berkoordinasi terus dengan bank Himbara. Terkait pencairan BSU bagi pekerja, yng disalurkan lewat skema Burekol. Penyaluran BSU lewat skema Burekol, diperuntukkan bagi pekerja yang belum memiliki rekening di bank Himbara. Melalui skema Burekol, diharapkan penyaluran BSU, lebih tepat sasaran.

Diharapkan, perusahaan yang pekerjanya telah terdaftar ebagai penerima BSU melalui skema Burekol. Segera berkoordinasi dengan bank Himbara, terkait aktivasi rekening baru yang telah dibuatkan pemerintah.

Proses pembukan dan aktivasi rekening baru dilakukan di perusahaan. Pihak bank penyalur mendatangi perusahaan untuk melakukan aktivasi Burekol bagi yang belu memiliki rekening di bank Himbara (BRI, BNI, BTN, bank Mandiri). Sehingga para pekerja yang telah ditetapkan menerima BSU, tidak perlu datang ke bank penyalur BSU. Untuk melakukan aktivasi rekening secara mandiri.

“Jadi aktivasi rekening baru ini, tidak menimbulkan penumpukan orang di bank. Hal ini sebagai bentuk ketaatan kita menerapkan protokol kesehatan,” papar Menaker.

Seiring diterapkannya penurunan level PPKM di wilayah Jawa & Bali menjadi level 3. Menaker berpesan kepada perusahaan dan pekerjanya, untuk tidak lengah dan tidak terlalu euforia. Taati terus protokol kesehatan dengan ketat, serta mengikuti vaksinasi. Begitu pesan wanti wanti Menaker. (ira)

Tags: