Mendapat Rejeki Tak Terduga

Joko Subagyo

Joko Subagyo
Bersedekah dan berzakat dengan hati yang ikhlas bisa membuat sedekah dan zakat yang dilakukan semakin berkah, bernilai lebih dan dibalas dengan kebaikan-kebaikan lain yang lebih mengesankan dan tidak terduga-duga dari Allah SWT.
“Setiap yang bersedekah dan berzakat harus ikhlas. Jika demikian, suatu saat ini insya Allah pasti akan mendapat balasan yang berlipat-lipat. Tidak hanya 100 kali lipat, bisa mencapai 700 kali lipat,” ujar Wakil Ketua II Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sidoarjo, Joko Subagyo, beberapa waktu lalu.
Warga Sidoarjo yang tinggal di kawasan Perumahan Taman Jenggala Sidoarjo itu menceritakan, berapa kali dirinya mendapatkan nikmat balasan dari Allah SWT yang tidak terduga-duga. “Tidak hanya berupa materi saja, juga kesehatan, kehidupan rumah tangga dan lainnya,” ungkap pria 65 tahun itu.
Menurut Joko, semua yang dilakukan juga harus dilandasi rasa yakin, serta tidak perhitungan dengan Allah SWT. “Selain itu, apa yang diberikan jangan sampai membuat hati orang menjadi terluka,” kata pria asal Kota Gresik itu.
Salah satu pengalaman yang ia ceritakan, adalah saat dirinya punya hutang sebesar Rp100 juta dan harus segera dilunasi dalam waktu 1 bulan. Namun dirinya saat itu hanya punya Rp20 juta. Uang Rp20 juta bukannya dipakai untuk melunasi hutang, namun malah ia sedekahkan kepada kaum fakir miskin yang sangat-sangat membutuhkan bantuan.
Tetapi ajaibnya, dalam waktu 2 Minggu, dirinya malah mendapat rejeki yang tidak terduga-duga. Dirinya malah mendapatkan keuntungan mencapai Rp200 juta dari transaksi kenaikan dolar saat itu. Meski mendapatkan keuntungan Rp200 juta, Joko mengaku bukannya gembira. Ia malah mengaku merasa khawatir. Sebab ia hanya sedekah Rp20 juta, tapi malah mendapatkan Rp200 juta.
Setelah yang Rp100 juta ia pakai membayar untuk hutang, yang Rp80 juta ia sedekahkan kembali. Ia khawatir itu merupakan ujian dari Allah SWT. “Beberapa waktu kemudian, tanah saya yang jelas-jelas tidak ada suratnya, ada yang mau membeli sampai Rp1 miliar. Saat itu akan dipakai untuk keperluan pembangunan jalan arteri Porong,” kenang Joko. [kus]

Rate this article!
Tags: