Mengikuti Rangkaian Acara Dies Natalis SMAPAN Ke-33 Tahun

Sejumlah siswa SMAPAN kurang mampu menerima santunan dari alumni tahun 99 saat puncak peringatan Dies Natalis ke-33 tahun. [sawawi]

Wujudkan Program Insan Mapan, Ikrarkan Diri menjadi Sekolah Berprestasi

Kabupaten Situbondo, Bhirawa
Memasuki dies natalis yang ke-33 tahun, SMAN 1 Panarukan, Kabupaten Situbondo, mengaku optimis menjadi sekolah berprestasi di Kota Santri Pancasila. Salah satu caranya, sekolah yang dikenal dengan sebutan SMAPAN itu mewujudkan program Insan Mapan di usia 33 tahun ini. Usia yang cukup matang untuk meraih sederet prestasi.

Saat itu, suasana sekolah tampak ramai. Semua siswa berkumpul di halaman sekolah yang asri, bersih dan rindang. Disana sudah berdiri sebuah pentas, dengan tema dies natalis SMAN 1 Panarukan ke-33 tahun. Yang membanggakan, Kasubag TU Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah Bondowoso, Mohammad Syarifudin SAg MPdI, bersama para mantan kepala sekolah dan sejumlah alumni ikut hadir dalam acara tersebut.

Menurut Kepala SMAN 1 Panarukan, Hamidah MPd, sekolah yang ia pimpin berdiri pada 5 Mei 1991 lalu. Saat itu, kata Hamidah, sarana dan prasarana masih terbatas. Bahkan tercatat kekurangan ruang kelas. “Ya kala itu siswa harus menempati ruang kelas SMPN 3 Panarukan yang letaknya bersebelahan dengan SMAN 1 Panarukan,” kenang Hamidah.

Seiring berjalannya waktu, aku mantan Kepala SMAN 1 Pujer, Kabupaten Bondowoso itu, sarana dan prasarana mulai terpenuhi. Selain itu, SMAN 1 Panarukan berhasil menorehkan prestasi baik akademik maupun non akademik. “Alhamdulillah hingga saat ini SMAN 1 Panarukan meski letaknya ada dipinggiran Kota Situbondo mampu mencatatkan sederet prestasi,” ujar Hamidah.

Menyinggung kegiatan puncak dies natalis ke-33, tutur Hamidah, keluarga besar SMAN 1 Panarukan sepakat untuk mengemas acara dengan sederhana dengan mengusung tema Optimis Berprestasi Wujudkan Insan Mapan.

“Ya tema tersebut dimaknai bahwa di usia 33 tahun, SMAN 1 Panarukan terus konsisten bekerja keras dan berkomitmen serta optimis untuk menorehkan prestasi sehingga mampu menghasilkan lulusan yang Beriman, Santun, Mandiri, Peduli Lingkungan, Kreatif dan Inovatif, ” beber Hamidah.

Mantan Kepala SMAN 1 Prajekan, Kabupaten Bondowoso itu melanjutkan, dalam rangkaian acara semarak dies natalis ke-33 tahun banyak diisi oleh berbagai acara dan lomba yang diikuti siswa SMAN 1 Panarukan. Hamidah menyebutkan, sejumlah rangkaian acara yang digelar diantaranya jalan sehat, makan sehat, tari, fashion show, solo vocal dan karawitan.

“Alhamdulillah mulai rangkaian awal hingga kegiatan pamungkas berjalan dengan sukses dan lancar. Ini semua terealisasi berkat adanya dukungan dari berbagai elemen. Mulai guru, siswa, pengurus komite serta para alumni ikut mensukseskan. Kami patut berterima kasih,” ungkap Hamidah, yang pernah menjadi Wakasek di SMAPAN itu.

Wanita berhijab itu menambahkan, kedepan SMAN 1 Panarukan akan terus berupaya bersama sama agar bisa terbang tinggi dengan raihan prestasi gemilang, baik prestasi ditingkat lokal, regional maupun prestasi nasional.

“Pada acara dies natalis ke-33 tahun ini, kami juga mendapatkan dukungan penuh dari alumni SMAPAN, diantaranya alumni tahun 99 dengan memberikan santunan kepada siswa yang kurang mampu,” paparnya.

Disisi lain, Wakasek Kesiswaan SMAN 1 Panarukan, Kabupaten Situbondo, Ari Rahmad H menimpali, ada sederet torehan prestasi yang berhasil diraih sekolah pada tahun 2024 ini. Diantaranya, sebut Ari, SMAN 1 Panarukan berhasil menjadi juara umum keempat seleksi O2SN tingkat Kabupaten (Kacabdin Bondowoso Cup 2024), yang dihelat pada 30 April 2024 lalu.

“Siswa kami berhasil memperoleh prestasi sebagai juara 1 cabang olahraga atletik lari katagori 400 meter atas nama Moch. Ivan Suryawinata (Kelas XI-5). Lalu, meraih juara 2 lomba bulu tangkis atas nama Syauqi Rabbani (Kelas XI-3),” terang Ari.

Masih kata Ari, anak didiknya juga berhasil meraih juara lomba renang katagori gaya dada atas nama Asharu Hairul Anam (Kelas X-4) dan juara 2 atlet tolak peluru serta juara 3 atlet lempar lembing putri atas nama Natifa Rusliena (Kelas XI-3). Selanjutnya, ucap Ari, siswa terbaiknya juga berhasil meraih juara 3 lomba karate kata putra dan juara 3 karate kumite putri.

“Pada 11 Mei 2024, dalam event Kejurkab Panahan 2024, SMAN 1 Panarukan juga berhasil meraih juara 1 aduan perorangan atas nama Auliya Putri M (Kelas XI-2) serta juara 3 individu atas nama Auliya Putri M (Kelas XI-2). Selain itu, sambung Ari, anak didiknya juga meraih juara 3 Aduan Perorangan atas nama Meisya Az-Zahra (Kelas XI-2) serta juara 2 beregu putri atas nama Auliya Putri, Meisya Az-Zahra, dan Melysa Puspitasari),” ulas Ari.

Tak cukup itu, sambung Ari, SMAN 1 Panarukan juga melakukan inovasi dengan memberikan penghargaan kepada guru dan tenaga kependidikan sebagai pengembang inovasi sekolah. Diantaranya pertama berupa Aplikasi SMAPAN Browser, hasil karya Sugiono, M.Pd. Selanjutnya, tambah dia, SMAPAN juga memberikan penghargaan kepada penggagas program Elektronik Buku Induk oleh Redhita Grandis, SKom.

Lalu, kupas Ari, sekolah juga memberikan apresiasi kepada penghasil karya Kerohanian Islam dengan tadarus dan khatmil Quran keliling oleh Subadah, S.Pd,I dan penggagas program Presentasi Pembelajaran Menggunakan Canva oleh Ani Juwita, S.Pd. “Terakhir juga memberikan penghargaan kepada penggagas program Implementasi Sistem Smarthome Berbasis IoT dengan Cotrol Android dan Voice Recognition oleh Zainal Abidin, S.Kom,” tegas Ari.

Sementara itu Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bondowoso, Drs. Slamet Riyadi, M.Pd melalui Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Mohammad Syarifudin, S.Ag, MPd.I, meminta SMAN 1 Panarukan tidak hanya menitikberatkan pada capaian prestasi guru. Sebaliknya, imbuh mantan guru SMAN 1 Tapen, Kabupaten Bondowoso itu, siswa siswinya juga harus menghasilkan prestasi akademik maupun non akademik. “Tentunya harus melalui proses, sehingga kedepan SMAN 1 Panarukan menjadi sekolah rujukan bagi masyarakat, karena prestasi siswa, guru maupun tenaga kependidikan berjalan beriringan,” tutur Syarifuddin.

Tidak hanya itu saja yang diharapkan Syarifuddin, upaya peningkatan pendidikan karakter melalui kegiatan keagamaan harus terus ditingkatkan sesuai dengan visi misi sekolah. “Dalam acara dies natalis ke-33 ini, kami mewakili bapak Kacabdin menyampaikan terimakasih dan apresiasi atas kerjasama dan dukungan dari jajaran Forkopimca Panarukan, Kepala Desa Sumberkolak, para pemangku jabatan berikut mantan kepala SMAN 1 Panarukan, Kabupaten Situbondo,” pungkas mantan reporter radio itu. [sawawi]

Tags: